Suara.com - Kelompok mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengembangkan aplikasi pembelajaran bahasa Inggris berbasis mobile yang mencakup materi "speaking, writing, listening, dan reading".
"Aplikasi itu memanfaatkan teknologi mobile pada smartphone. Aplikasi itu mempunyai karakter utama yakni ABI yang akan memandu untuk menggunakan aplikasi," kata ketua kelompok mahasiswa, Aziz Amirulbahar, di Yogyakarta, Selasa (5/8/2014).
Menurut dia, aplikasi pembelajaran yang dikembangkan itu diberi nama "Apa Bahasa Inggrisnya". Aplikasi itu berjalan di platform Windows Phone dan ditujukan untuk anak-anak.
"Fitur yang disediakan aplikasi itu adalah kamus bahasa Inggris yang berisi kata-kata dan benda-benda sehari-hari yang ditemui," katanya.
Ia mengatakan fitur "speaking" disediakan untuk menguji kemampuan mengucapkan kata dalam bahasa Inggris dalam bentuk kuis. Fitur "writing" disediakan untuk pengguna mencoba kemampuan menulisnya.
Selain itu, kata dia, juga ada fitur transalator yang akan menjadi kamus biasa yang menerjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia.
Menurut dia, aplikasi "Apa Bahasa Inggrisnya" itu saat ini sudah bisa diunduh secara gratis di Windows Phone Store.
"Kami memilih membuat aplikasi bahasa Inggris karena bahasa Inggris di Indonesia termasuk peringkat paling rendah, yakni 60 dari 65 di dunia. Padahal, sebenarnya bahasa Inggris itu akan mudah jika dipelajari sejak dini," katanya.
Anggota kelompok pengembang aplikasi "Apa Bahasa Inggrisnya" yang menjadi juara kedua Kompetisi Cipta Aplikasi Edukasi Unity itu adalah Miftah Rizki Hanafi dan Sidiq Nurcahyo. (Antara)
Berita Terkait
-
Cara Mudah Cari SPKLU Terdekat Pakai MyPertamina dan PLN Mobile
-
Apa yang Baru dari Android 17? Begini Penjelasan Langsung oleh Google
-
Apa Itu Hornet? Komdigi Blokir Aplikasi Kencan Komunitas LGBTQ+
-
Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar
-
Eksplorasi Peluang Finansial Lewat Trading, Apa yang Perlu Dipahami Pemula?
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana