Suara.com - Seorang jurnalis warga mengklaim berhasil menemukan lokasi pelatihan anggota militan Negara Islam, kelompok garis keras yang sebelumnya disebut ISIS, berkat sejumlah foto online dan aplikasi Google Earth.
Dalam tulisannya di Bellingcat, Jumat (24/8/2014), jurnalis yang tidak mengungkap namanya, menganalisis sejumlah foto yang menunjukkan pelatihan militan ISIS, yang diunggah ke Twitter oleh media-media pendukung ISIS pada Juli silam.
Hasil analisis foto-foto yang menunjukkan sekitar 80 anggota militan ISIS bersenjata lengkap itu, menunjukkan bahwa kamp latihan kelompok tersebut terletak di sepanjang jalan di tepi Sungai Tigris, Mosul, Irak.
Menggunakan sejumlah aplikasi, seperti Google Earth, FlashEart, dan Panoramio, jurnalis itu berhasil menentukan lokasi foto-foto latihan militan ISIS diambil.
Ia memastikan bahwa latihan itu digelar di tepi Sungai Tigris, antara lain setelah berhasil menandai adanya jembatan dan papan-papan reklame yang berbaris di sepanjang jembatan tersebut, dalam foto-foto latihan itu.
Meski demikian, lokasi itu tampaknya tidak lagi menjadi tempat latihan ISIS karena pada awal pekan ini Mosul kembali dikuasai oleh pasukan Irak dan Kurdi, setelah serangan udara AS menghancurkan pertahanan ISIS di kota itu.
Kelompok militan ISIS sempat menguasai sebuah dam di Mosul pada 7 Agustus lalu. Dam itu bisa dimanfaatkan sebagai senjata oleh ISIS, karena merupakan sumber air utama di beberapa wilayah di Irak.
Pasukan Irak sendiri mengalami serangkaian kekalahan memalukan dari ISIS sebelum AS akhirnya memutuskan untuk kembali melakukan operasi militer, meski hanya melalui serangan udara ke negara yang terus dilanda konflik tersebut. Pesawat tempur dan drone AS mulai menyerang ISIS sejak 8 Agustus.
Sejak itu, AS mengaku sudah melancarkan 93 serangan udara di sepanjang Irak. Dari jumlah itu, 60 serangan udara dilakukan untuk mendukung angkatan darat Irak dalam pertempuran di sekitar bendungan tersebut. (Mashable)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar