Suara.com - Ekonom Prancis, Jean Tirole, memenangkan Hadiah Nobel Ekonomi 2014 berkat karyanya yang menekankan pada bagaimana seharusnya pemerintah mengatur perusahaan-perusahaan besar yang mendominasi pasar.
"Jean Tirole adalah salah satu ekonom paling berpengaruh di era kita," kata Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia, Senin (13/10/2014).
"Terutama, dia telah berhasil menjelaskan bagaimana memahami dan mengatur industri yang hanya dikuasai oleh segelintir perusahaan," beber lembaga pemberi Hadiah Nobel itu.
Tirole akan mendapat hadiah 8 juta krona Swedia atau sekitar Rp13,4 miliar.
Dalam penelitiannya Tirole menunjukan regulasi pasar harus secara hati-hati diterapkan pada jenis-jenis industri tertentu dan tidak bisa diterapkan secara umum pada semua industri. Jika kebijakan itu diberlakukan tanpa pandang bulu, maka akan timbul kerugian, demikian inti sari pemikiran Tirole.
"Nobel ekonomi tahun ini adalah tentang menjinakkan perusahaan-perusahaan besar yang berkuasa," kata Staffan Normark, Sekretaris Permanen Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan
-
3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna