Suara.com - Tentu Anda penasaran, mengapa nyamuk begitu menggemari darah manusia untuk mereka hisap. Baru-baru ini, sejumlah ilmuwan berhasil mengungkap alasan utama nyamuk suka menggigit manusia.
Jawabannya ada pada aroma kimia yang dikeluarkan oleh kulit manusia. Sulcatone, demikian nama bahan kimia tersebut. Sulcatone merupakan salah satu zat penting yang terdapat pada aroma tubuh.
Nyamuk sudah mulai mengenali aroma tersebut sejak ribuan tahun silam. Dengan adanya aroma tersebut, nyamuk dapat mengetahui bahwa ada sumber makanan di dekat mereka.
Para peneliti menemukan, nyamuk bertubuh legam yang suka menghisap darah dari tubuh hewan, tidak menunjukkan ketertarikan kepada sulcatone. Namun, nyamuk berbadan cokelat yang tinggal di kawasan pedesaan Afrika sangat tertarik pada aroma tersebut.
"Kami memahami bahwa nyamuk-nyamuk ini telah berevolusi untuk menyukai bagaimana cara kita mencium," kata pimpinan studi Leslie Vosshall dari Rockefeller University d New York.
"Itu adalah gerakan evolusi yang sangat baik. Kita memberikan gaya hidup ideal bagi nyamuk. Selalu ada air di sekitar kita yang bisa menjadi habitat hidup nyamuk, kita tidak berambut lebat dan kita hidup secara berkelompok," kata profesor Voshall yang menulis studi dalam jurnal Nature ini.
Para ilmuwan mengidentifikasi satu kelompok dari 14 kelompok gen nyamuk yang sangat tertarik pada aroma tubuh manusia. (Independent)
Tag
Berita Terkait
-
Kasus DBD pada Anak Masih Tinggi, Sekolah Dinilai Jadi Kunci Pencegahan
-
Bukan Hiu, Inilah Daftar Hewan Paling Mematikan Bagi Manusia di Dunia
-
DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Waspada! Kasus DBD di Jakarta Mulai Merayap Naik di Awal 2026
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
New XForce HEV Perkuat Posisi Mitsubishi di Segmen Mobil Keluarga Hemat BBM
-
5 Rice Cooker Portable Terbaik untuk Traveling, Praktis dan Ringkas!
-
Laporan SF Hariyanto: Kasus ISPA Akibat Karhutla di Riau Bisa Ditangani
-
Gara-gara Crowded, Polisi Akui Salah Paham Amankan Personel TNI Saat Demo di DPR
-
Soroti Eksekusi Lahan Sawit di Batanghari, Mantan Ketua KY: Tak Ada Hak Pengadilan!
-
6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
-
Dobrak Tradisi! Cholil Nafis Larang Rokok di Ruang Sidang Muktamar NU Jombang
-
Fashion sebagai Bahasa Diri, Menentukan Identitas Lewat Cara Berpakaian
-
Bahaya Keamanan Layar Sentuh Mobil Modern Kian Jadi Sorotan dalam Sebuah Studi Terbaru
-
PLN Proyeksi PLTS BESS di Bali Hemat BBM 500 Ribu Kiloliter per Tahun