Suara.com - Mengonsumsi minuman beralkohol yang dicampur dengan minuman berenergi bisa mendorong orang untuk mengemudi dalam keadaan mabuk, demikian hasil sebuah studi terbaru di Amerika Serikat.
Dalam studi, yang akan diterbitkan dalam jurnal Substance Use & Misuse, para ilmuwan meneliti 355 mahasiswa dan mahasiswi. Sebanyak 281 dari mereka mengaku pernah mengonsumsi alkohol dalam sebulan terakhir sebelum studi digelar. Dari 281 orang, 107 peserta mengaku mencampur minuman berenergi dengan minuman alkohol yang mereka tenggak.
Di antara mereka yang mengomsumsi minuman campuran atau yang di Indonesia lebih dikenal dengan istilah oplosan, 57 persen mengaku mengemudikan mobil padahal mereka sadar sedang mabuk berat. Sementara kelompok yang hanya mengomsumsi minuman beralkohol, 44 persen saja yang mengaku berani menyetir sendiri.
"Dari sudut pandang psikologi, minuman berenergi akan akan mendorong perubahan pada otak sehingga pengonsumsinya merasa lebih percaya diri," kata Conrad L Woolsey dari University of Western States, Portland, Oregon, AS, yang memimpin penelitian itu.
Dalam penelitian itu juga ditemukan bahwa mereka yang mengonsumi minuman oplosan lebih sering mengonsumsi minuman beralkohol ketimbang mereka yang mengonsumsi minuman berakohol saja.
Alkohol diketahui bisa meningkatkan jumlah hormon dopamin dan serotonin dalam tubuh. Kedua hormon itu bisa membuat seseorang merasa lebih nyaman dan mengurangi rasa awas. Tetapi berbeda dengan minuman berenergi, minuman beralkohol justru membuat pengonsumsinya merasa lelah. (Live Science)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Snapdragon C Resmi Diumumkan, Prosesor Baru Qualcomm untuk Laptop Murah, Baterai Tahan Seharian
-
Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!
-
Deretan Fitur Ugreen EchoBuds Magic, Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya
-
Asus TUF Gaming F16 dan A16 Resmi Pakai RTX 50-Series, Tangguh Berstandar Militer
-
Tablet Apa yang Cocok untuk Pelajar? 5 Pilihan Tab Rp1 Jutaan dengan Spek Dewa dan Baterai Badak
-
India 'Buang Muka' dari Sawit Indonesia, Harga Referensi CPO Juni 2026 Terkoreksi 1,91 Persen
-
Redmi Headphones Neo Lolos Sertifikasi Komdigi, Usung Hi-Res dan Baterai Tahan Lama
-
Hacker Gunakan Kode QR Teks untuk Kelabuhi Email Security, Ini Cara Kerjanya
-
Gunakan Snapdragon X2, Baterai Acer Swift Spin 14 AI Diklaim Tahan Seharian
-
Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED