Suara.com - Cina menghapus lebih dari tiga juta konten pornografi dari internet sepanjang tahun 2014, demikian dilaporkan Xinhua, Sabtu (10/1/2015). Penghapusan tersebut dilakukan sebagai salah satu kampanye pembersihan ruang maya di negeri tersebut.
Wakil direktur Kantor Anti Publikasi Pornografi dan Anti Publikasi Ilegal kepada Xinhua mengatakan bahwa pihaknya telah bekerja secara efektif tahun lalu.
Cina telah menghapus konten pornografi selama satu dekade terakhir dan makin ketat dalam beberapa bulan terakhir. Pada tahun 2006, seorang lelaki berusia 28 tahun yang menjalankan komunitas pornografi populer di Cina beranggotakan 600.000 pengguna, dijebloskan ke penjara seumur hidup.
Lebih dari 10.000 situs atau laman yang dinilai ilegal dan berisi informasi berbahaya juga ditutup oleh pemerintah. Pemerintah juga menyita lebih dari 16 juta publikasi ilegal, termasuk 12 juta publilasi bajakan.
Cina memiliki jumlah pengguna internet cukup banyak dibandingkan negara-negara lainnya. Tahun lalu, jumlahnya diperkirakan mencapai 632 juta.
Pemerintah memperketat pengawasan terhadap aktivitas warganya di dunia online, menutup situs-situs yang dinilai menyudutkan kebijakan politik pemerintah. Pemerintah juga meminta perusahaan media sosial untuk menyensor konten-konten yang diunggah penggunanya. (AFP/CNA)
Berita Terkait
-
Bejat, Eks Wasit Premier League David Coote Masuk Bui atas Kasus Pornografi Anak
-
Kalahkan Google, Kini Onlyfans Jadi Perusahaan Paling Untung di Dunia Berdasarkan Gaji Karyawan
-
Komdigi Denda Elon Musk Rp 78 Juta Gara-gara Konten Pornografi di X
-
Pemerintah Yakin Pornografi dan Judol Akan Diberantas Jika Akses ke VPN Diperketat
-
Waspada Jebakan Link Video Viral Andini Permata, Kenali 5 Bahaya Nonton Film Porno
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
Terkini
-
Motorola Edge 70 Fusion Segera Debut, Usung Snapdragon Anyar dan Kamera Sony
-
Bocoran Samsung One UI 9, Hadirkan Fitur Ask AI Berbasis Android 17
-
Ubisoft Kerjakan Beberapa Game Baru, Bocoran Far Cry 7 Ungkap Misi Berpacu dengan Waktu
-
50 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Februari: Raih Paket Ramadhan 115-117 dan Voucher
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 22 Februari: Sikat Evo Scorpio, Trogon, dan Tiket Luck Royale
-
5 HP dengan Video Stabilizer Rp2 Jutaan, Kamera Anti Goyang
-
Meta Geser Fokus ke Mobile: Horizon Worlds Tinggalkan VR, Siap Tantang Roblox dan Fortnite?
-
HP Compact Flagship 2026 Makin Digemari di Indonesia, Berkat Performa Gahar dan Desain Ergonomis
-
Cara Kerja Smartwatch Garmin Ubah Data HRV dan Sleep Jadi Riset Medis Berbasis AI
-
LG Perkuat Edukasi Cuci Higienis, Andalkan Fitur Allergy Care hingga TurboWash 360