Suara.com - Warga Kecamatan Teramang Jaya, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu membuat bahan bakar minyak terbarukan dari plastik bekas.
"Peralatan sederhana ini digunakan untuk membuat bahan bakar minyak (BBM) dari plastik bekas, peralatan ini ditemukan oleh warga kami," kata Kasi Trantib Kantor Kecamatan Teramang Jaya Nipialdi, di Mukomuko, Senin (23/2/2015).
Stan Kecamatan Teramang Jaya pada pameran hari ulang tahun (HUT) kabupaten itu yang ke-12 menampilkan penemuan warganya berupa pembuatan BBM dari plastik bekas.
Peralatan yang digunakan untuk membuat BBM dari plastik bekas itu terdiri dari kaleng roti bekas, selang kecil, kompor gas, ember berisi air, dan botol plastik minum kemasan untuk menampung BBM.
Nipialdi mengatakan, proses pembuatan BBM ini bisa menggunakan bahan plastik yang dibakar dalam kaleng roti bekas. Setelah itu selang yang menempel di kaleng bekas tesebut dialirkan ke botol plastik bekas.
"Fungsi ember yang berisi air itu sebagai pendingin selang yang mengalir dari kaleng roti bekas ke botol plastik," ujarnya.
Lalu, lanjutnya, hasil pembakaran plastik bekas dalam kaleng roti tersebut mengalir melalui selang kecil dan masuk ke botol plastik menjadi BBM.
Ia menyebutkan, dari sebanyak 300 plastik gelas minum yang dipanas selama tiga jam dapat menghasilkan sebanyak 139 cc BBM.
"Hasilnya memang menjadi BBM yang dengan mudah terbakar," ujarnya.
Kabid Sumber Daya Manusia dan Teknologi Tepat Guna Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Mukomuko Hanif mengatakan penemuan ini positif untuk dikembangkan.
Daerah ini, katanya, bisa mengembangkan penemuan itu kalau memang ada pengusaha yang menjalankannya. Tinggal lagi ketersediaan bahan bakunya.
Selain itu, lanjutnya, untuk membuat BBM seperti itu perlu dicarikan solusi agar biaya yang digunakan lebih efisien. Tanpa menggunakan gas untuk memasak bahan bakunya.
Menurutnya, bisa saja kayu atau cangkang sawit yang mudah didapat di daerah itu.
Ia menerangkan, kalau memang memang warga setempat yang menemukannya maka penemuan seperti ini perlu dipatenkan. (Antara)
Berita Terkait
-
3 Kemenangan Prabowo Jika Masyarakat Gunakan Motor Listrik
-
Purbaya dan Bahlil Sebaiknya Beri Subsidi Langsung ke Orang Ketimbang BBM
-
Membaca Daya Beli dari Antrean SPBU: Potret Ekonomi di Balik Pilihan BBM
-
Desil Berapa yang Nggak Boleh Beli Pertalite? Begini Cara Ceknya!
-
Apa Itu Desil dan Bagaimana Cara Mengeceknya? Jadi Acuan Pembatasan Pertalite
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Mensesneg Nyatakan Kesiagaan Penuh Pascagempa Bumi NTT
-
Basarnas Evakuasi 3 Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa Bumi NTT di Maumere
-
Bukannya Jarah Isi Rumah, Pria di Bandar Lampung Ini Malah Angkut Pagar Milik Warga
-
Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus
-
HUT ke-81 RI dan Merdeka dari FOMO: Saatnya Berhenti Mengikuti Semua Tren!
-
Muhammad Kiandra Ramadhipa Berbagi Inspirasi di Purwokerto Jelang AHDC 2026
-
Peringatan Dini Tsunami Gempa Bumi NTT M 7,7 Dicabut
-
Legislator PDIP Tantang Calon Hakim Agung Bereskan Kasus Terbengkalai dan Pangkas Birokrasi MA
-
2 Orang Meninggal usai Gempa Bumi NTT di Pelabuhan El Say Sikka
-
Dinding Gudang Bulog Jebol Akibat Gempa M 7,7 Nagekeo NTT, Stok Beras di Bima Berhamburan