Suara.com - Turkmenistan adalah sebuah negara pecahan Uni Soviet yang berbatasan dengan Iran dan Laut Kaspia. Negara berpenduduk lima juta jiwa ini juga memiliki fitur geografis yang terdiri atas kawasan gurun.
Salah satunya adalah Gurun Karakum. Gurun ini dikenal memiliki deposit minyak dan gas terbesar di dunia.
Banyak negara di dunia yang mencoba mengeksplorasi sumber daya alam di gurun tersebut. Salah satunya adalah Uni Soviet pada tahun 1971 silam.
Namun, ketika para insinyur Soviet mengebor gurun untuk mengambil gas, tanah di lokasi penggalian runtuh dan terbentuklah sebuah kawah raksasa.
Beruntung, tidak ada yang cedera dalam insiden tersebut. Para insinyur khawatir, gas bumi yang keluar dari kawah tersebut bisa membahayakan nyawa. Maka, merekapun memutuskan untuk membakarnya.
Mereka mengira, gas tersebut akan habis dalam hitungan beberapa pekan. Namun, ternyata semua tidak sesuai seperti yang diperkirakan. Sejak tahun 1971 sampai hari ini, api masih menyala di kawah tersebut. Kawah itu pun mendapat julukan baru, "Pintu Neraka". (Asiaone)
Berita Terkait
-
Kawah Ratu di Taman Nasional: Petualangan Alam di Gunung Halimun Salak
-
Mengenal Jinlin Crater, Kawah Modern Terbesar di Bumi
-
Misteri Abad ke-20 Terpecahkan: Lubang Aneh di Peru Diduga sebagai Pasar Kuno
-
Rahasia Kawah Ijen Terungkap: Panduan Lengkap 2025 untuk Pengalaman Terbaik dan Teraman
-
Ilmuwan Pastikan Kawah Silverpit di Laut Utara Tercipta akibat Asteroid
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum
-
Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam
-
7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun
-
4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik
-
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!
-
POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal
-
Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya