Ilustrasi laman Google (Shutterstock).
Para pengguna internet di Malaysia tak bisa mengakses laman Google pada Selasa (14/4/2015). Mereka yang masuk ke situs Google akan diarahkan sebuah laman bertuliskan "Google Malaysia Hacked by Tiger-Mate #Bangladeshi Hacker".
"Kami akui bahwa beberapa pengguna kami tak bisa terkoneksi dengan google.com.my atau diarahkan ke website lain," kata juru bicara Google.
Lewat akun Twitter resminya di Malaysia, Google menjelaskan bahwa gangguan layanannya itu disebabkan oleh masalah pada domain name syste (DNS). DNS mirip seperti buku telepon virtual dan berfungsi membantu mengarahkan lalu lintas internet.
"Kami sudah menghubungi organisasi yang bertanggung jawab atas nama domain ini dan berharap masalah ini bisa segera diselesaikan," imbuh Google lagi.
Organisasi yang dimaksud Google adalah MYNIC, institusi pengelola nama domain internet di Malaysia. Organisasi itu dioperasikan oleh kementerian komunikasi Malaysia dan mengatur semua situs yang menggunakan akhirnya ".my".
"Kami akui bahwa beberapa pengguna kami tak bisa terkoneksi dengan google.com.my atau diarahkan ke website lain," kata juru bicara Google.
Lewat akun Twitter resminya di Malaysia, Google menjelaskan bahwa gangguan layanannya itu disebabkan oleh masalah pada domain name syste (DNS). DNS mirip seperti buku telepon virtual dan berfungsi membantu mengarahkan lalu lintas internet.
"Kami sudah menghubungi organisasi yang bertanggung jawab atas nama domain ini dan berharap masalah ini bisa segera diselesaikan," imbuh Google lagi.
Organisasi yang dimaksud Google adalah MYNIC, institusi pengelola nama domain internet di Malaysia. Organisasi itu dioperasikan oleh kementerian komunikasi Malaysia dan mengatur semua situs yang menggunakan akhirnya ".my".
Komentar
Berita Terkait
-
Bagi-Bagi Google Gemini Plus Gratis 6 Bulan, Bebaskan Fitur AI Canggih untuk Jutaan Pengguna XLSmart
-
Google Ungkap 4 Kerugian Indonesia Jika Terapkan Hak Cipta AI
-
Google DeepMind Hidupkan Gol Legendaris Pel dengan AI, Bukti Teknologi Bisa Merekonstruksi Sejarah
-
Google Gemini Tumbuh 2 Kali Lipat di Asia Tenggara, Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI Setiap Hari
-
Polemik Revisi UU Hak Cipta, Google Respon Wacana Pemerintah
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
QRIS Indonesia Makin Mendunia, BI Kebut Kerja Sama Pembayaran dengan Arab Saudi dan Hong Kong
-
Cak Imin Pastikan Prabowo Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB Malam Ini: Pasti Berpidato!
-
Mesin Mobil Bergetar Saat RPM Rendah? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya
-
Pemerintah Siapkan Otoritas Pelindungan Data Pribadi Independen, Jadi Fondasi Regulasi AI Nasional
-
Petaka di Ujung Tol Kalianda: Perjalanan Pikap Berakhir Duka, 2 Orang Tewas
-
Cabai Makin Murah, Tapi Daging Sapi dan Telur Ayam Terus Naik, Ini Update Harga Pangan
-
Ensiklopedia Digital Open Source Berbasis MediaWiki Siap Perkuat Dokumentasi Pengetahuan Indonesia
-
Kebijakan Tahan BI Rate 5,75 persen Disebut Bisa Dorong Penyaluran Kredit Perbankan
-
Flek Hitam Muncul di Usia Berapa? Ini Cara Mencegah dan Menghilangkannya
-
4 Tips Menyimpan Sepeda Lipat agar Awet, Bebas Karat, dan Tetap Nyaman Dikendarai