Suara.com - Sebuah serpihan benda angkasa diramalkan akan jatuh di Bumi pada bulan November mendatang. Benda angkasa yang dinamakan WT1190F tersebut diketahui berukuran panjang 2 meter.
Tidak ada yang tahu pasti seperti apa bentuk benda angkasa ini. Benda tersebut meluncur pada orbit yang terletak jauh di bawah satelit alami Bumi, Bulan.
Tak diketahui apa sebenarnya benda angkasa ini. Benda misterius tersebut akan jatuh di Bumi pada 13 November mendatang, sekitar pukul 5 sore. Benda tersebut diperkirakan jatuh di Samudera Hindia sebelah selatan Negara Sri Lanka.
Benda yang diduga terbuat dari logam itu menarik para pengamat benda-benda angkasa dekat Bumi. Mereka mengawasi pergerakan benda tersebut saat masuk atmosfer Bumi kita.
Benda aneh itu pertama kali ditemukan pada bulan ini oleh Catalina Sky Survey, sebuah proyek yang ditujukan untuk memberikan peringatan dini akan datangnya komet dan asteroid ke Bumi. Awalnya, para astronom tidak mengetahui benda mengkilat apa yang muncul di kamera mereka.
Setelah melacak laluan benda tersebut di luar angkasa, ternyata benda tersebut pernah terlihat pada tahun 2012.
"Itu adalah serpihan yang hilang dari sejarah luar angkasa yang datang untuk menghantui kita," kata astrofisikawan di Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics, Jonathan McDowell kepada media Nature.
Bisa jadi, benda itu adalah bekas roket pelontar pesawat antariksa. Bisa pula itu adalah panel bekas dari sebuah misi luar angkasa. Tidak menutup kemungkinan pula benda itu berasal dari misi pesawat Apollo di era 1960an yang melakukan pendaratan di Bulan.
Para astronom berniat melakukan observasi mendalam terhadap objek tersebut, termasuk menganalisis spektrum warna yang dihasilkan saat terbakar di atmosfer. Dengan demikian, mereka bisa mendapat petunjuk soal material serta kegunaannya di masa lalu. (News.com.au)
Berita Terkait
-
Ilmuwan Temukan Rahasia Menambang Harta Karun Meteorit Menggunakan Jamur
-
Astronot Cina Sukses Gelar Barbeque Pertama dalam Sejarah di Luar Angkasa
-
ISS Pensiun! NASA Akan Jatuhkan Stasiun Luar Angkasa Raksasa ke 'Kuburan Satelit' pada 2031
-
Pergi ke Luar Angkasa, Katy Perry: Saya Sangat Merekomendasikan Ini
-
Menaksir Biaya Wisata Luar Angkasa seperti Katy Perry: Artis Dapat Gratis?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Link Download Kumpulan Nada Dering Alarm Sahur dengan Suara Unik
-
35 Kode Redeem FF Terbaru 28 Februari 2026: Banjir Skin SG2, Bundle Langka, hingga Diamond Gratis
-
Huawei Watch Ultimate 2 Segera Rilis di Indonesia: Selam 150 Meter dengan Fitur Pesan Bawah Laut
-
HP Rp 1 Jutaan, REDMI A7 Pro Resmi di Indonesia: Baterai 6.000mAh, HyperOS 3
-
AI, Cloud, dan Data Center Terintegrasi Jadi Motor Ekosistem Digital Nasional 2026
-
5 Rekomendasi HP Gaming Rp3 Jutaan dengan Skor AnTuTu Tertinggi
-
21 Kode Redeem FC Mobile Aktif 28 Februari 2026, Ada Paket Ramadan dan Ribuan Gems Gratis
-
Cara Pre Order Samsung Galaxy S26 Series 2026: Cicilan Rp600 Ribuan per Bulan, Nikmati Galaxy AI
-
Ramadan 2026 Makin Canggih: Gemini AI Bantu Atur Puasa, Olahraga, hingga UMKM
-
SHECURE Digital Resmi Diluncurkan, Perlindungan Perempuan dan Anak dari Kekerasan Online