Suara.com - Sebuah studi yang digelar di Inggris menunjukkan bahwa smartphone-smartphone canggih dewasa ini rupanya masih kalah kualitasnya dibanding ponsel-ponsel lawas, yang hanya bisa digunakan untuk telepon, mengirim SMS.
Studi yang digelar oleh lembaga regulator komunikasi di Inggris, Ofcom, menunjukkan bahwa semua teknologi yang digunakan oleh gadget canggih macam Apple atau Samsung, belum bisa menandingi kualitas teknologi ponsel lawas.
Riset yang digelar dalam laboratorium itu mempelajari kemampuan ponsel-ponsel pintar populer dan ponsel biasa, terutama kemampuan untuk menangkap sinyal dalam jaringan 2G, 3G, dan 4G.
Dalam eksperimen yang melibatkan jaringan 2G, ponsel-ponsel lawas ternyata lebih mampu menangkap sinyal, bahkan sinyal yang lemah sekalipun. Sementara smartphone hanya bisa menangkapp sinyal yang 10 kali lebih kuat dari yang bisa diakses oleh ponsel lawas.
Ketika diuji pada jaringan 3G, ponsel-ponsel pintar juga menunjukkan kemampuan yang berada di bawah standar internasional. Ponsel-ponsel pintar berharga selangit itu baru bisa beroperasi di jaringan 3G, jika sinyalnya sembilan kali lebih kuat dari yang ditetapkan oleh aturan internasional.
Sementara pada jaringan 4G, ponsel-ponsel pintar butuh sinyal yang tujuh kali lebih kuat dari standar industri internasional.
Menurut Ofcom, temuan mereka menunjukkan bahwa material logam dan kaca sering menjadi penghambat sinyal, karena pada ponsel-ponsel lawas yang menggunakan plastik sinyal begitu mudah diakses.
Selain material, yang menjadi masalah juga kualitas antena pada ponsel pintar yang payah. Yang paling terkenal dalam soal ini adalah iPhone 4 dari Apple, yang disebut mengorbankan fungsi antena demi tampilan yang lebih bagus. (The Telegraph)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Update Harga HP Infinix September 2026: Dari Rp1 Jutaan hingga Seri Ultra
-
Kabut Asap Karhutla Kepung Kalimantan Selatan
-
Petaka MBG di Sidoarjo: 512 Siswa Tumbang, BGN Sanksi Berat SPPG
-
Pemerintah Turunkan Harga BBM Non Subdisi, Berlaku Semua RON di Malaysia
-
Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Gubernur BI Baru Tegaskan Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi
-
Tenaga Kesehatan Menumpuk di Jawa, Indonesia Timur Krisis Dokter
-
SIG Hidupkan Lagi Semen Kujang, Siap Rebut Pasar Jawa Barat
-
Jakarta Jangan Ikut Sumbang Polusi Lewat Bakar Sampah
-
Perokok Tak Juga Berkurang, Dunia Mulai Cari Jalan Keluar dari Rokok
-
Manga Time-Loop The Long Summer of August 31 Resmi Dapat Dua Adaptasi