Suara.com - Raksasa jejaring sosial Facebook hari Rabu (24/2/2016) merilis "Reactions", lima emoticon baru sebagai alternatif tombol "Like" ke pengguna di seluruh dunia. Terkait hal tersebut, CEO yang juga founder Facebook, Mark Zuckerberg, berbagi cerita di balik pembuatan lima emoticon yang terdiri dari "Love", "Haha", "Wow", "Sad", dan "Angry" itu.
Lewat postingan di laman Facebooknya, Zuckerberg menyebut latar belakang pembuatan fitur baru itu. Zuck, demikian ia akrab disapa, juga menuturkan mengapa sampai saat ini Facebook tak pernah menyediakan tombol "Dislike".
"Tidak setiap momen yang ingin Anda bagikan adalah kebahagiaan. Terkadang Anda ingin membagikan sesuatu yang menyedihkan atau membuat frustrasi. Selama bertahun-tahun, komunitas pengguna Facebook menginginkan agar kami menyediakan fitur tombol dislike, tapi bukan karena orang ingin menyampaikan kepada teman-teman bahwa mereka tidak suka postingan mereka. Orang ingin menunjukkan empati dan merasa nyaman untuk membagikan emosi yang lebih luas," terang Zuck.
Zuckerberg mengatakan, menciptakan dan memilih emoticon dalam fitur "Reactions" bukanlah pekerjaan yang mudah. Mantan mahasiswa Harvard itu mengaku butuh waktu lama untuk menentukan mana emoticon yang terbaik dipasang di Facebook.
"Saya menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan bagaimana cara terbaik untuk memfasilitasi hal itu dengan tim kami," kata Zuck.
Kini, dengan adanya fitur "Reactions", pengguna tak cuma bisa memberikan "Like" atas sebuah postingan. Mereka juga bisa mengekspresikan rasa sayang, terhibur, terkejut, sedih, atau marah, terhadap sebuah postingan.
Menurut Zuck, sejauh ini, "Love" jadi emoticon yang paling sering dipakai oleh pengguna.
Sebelumnya diberitakan, pada bulan Oktober 2015, Facebook sudah menguji coba "Reactions" di Irlandia dan Spanyol.
Dalam sebuah video yang diunggah ke blog Facebook, tampak lima animasi emoticon baru di samping tombol "Like". Emoticon yang terdiri atas "Love", "Haha", "Wow", "Sad", dan "Angry" tersebut akan muncul apabila pengguna menekan tombol "Like" selama beberapa saat. Sementara, untuk pengguna Facebook versi desktop, alternatif emoticon tersebut akan muncul saat pengguna menggerakkan kursor di atas tombol "Like".
Dalam uji coba di Irlandia dan Spanyol, sempat ada emoticon "Yay". Namun, emoticon tersebut tidak terlihat lagi dalam video yang dirilis oleh Facebook tersebut.
Nantinya, kata Facebook, mereka akan mengkustomisasi fitur "Reactions" di Beranda Facebook untuk pengguna yang berbeda-beda.
Facebook mengatakan, emoticon-emoticon pada "Reactions" akan memiliki dampak yang sama seperti "Like" pada tampilan iklan.
Berita Terkait
-
India Tuntut Mark Zuckerberg Minta Maaf Setelah Video Perdana Menterinya Dibatasi di Facebook
-
Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook
-
Peluang Kreator Lokal Tembus Pasar Global, Meta Perluas Terjemahan AI ke Bahasa Indonesia
-
Meta Resmi Luncurkan Langganan Instagram, Facebook, dan WhatsApp Plus, Ada Paket AI Baru
-
Membongkar Modus Predator Pengelana Feri: Mengapa Janji Loker di Medsos Masih Ampuh Jerat Mahasiswi?
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara