Suara.com - Setelah berbulan-bulan spekulasi berkembang, Verizon Communication Inc. tampaknya berpeluang besar sebagai pihak yang membeli YahooI Inc. Kesepakatan ini hanya menunggu beberapa tahap lagi dan segera diumumkan dalam beberapa hari ke depan.
Jika selesai, operator nirkabel terbesar itu akan menambahkan pelopor web ikonik dan jutaan pengguna setiap hari untuk menstabilkan pertumbuhan properti media. Verizon sedang membahas harga hampir 5 miliar dolar AS atau setara dengan Rp65 triliun untuk bisnis inti internet Yahoo.
Untuk tahap ini, kesepakatan itu tidak termasuk paten perusahaan dan tidak termasuk aset real estat. Penjualan non-inti aset properti intelektual akan dijual secara terpisah.
"Tidak ada yang bisa mendapatkan lebih banyak dari bisnis Yahoo seperti Verizon," ujar seorang analis Recon Analytics LLC. Roger Entner seprerti dilansir dari Bloomberg, Sabtu (23/7/2016).
Hingga saat ini, wakil untuk Verizon menolak berkomentar. Dan wakil untuk Yahoo berbasis di Sunnyvale, California tidak bisa segera dihubungi untuk memberikan komentar.
Dalam waktu beberapa hari ke depan proses ini akan segera berujung pada perjanjian untuk kelangsungan Yahoo. Beberapa perusahaan sempat dikabarkan tertarik dengan Yahoo namun Verizon melihat satu set pelengkap dari bisnisnya.
Industri nirkabel yang semakin berkembang, mendorong Verizon telah membeli internet dan teknologi periklanan perusahaan, termasuk AOL, dan menyajikan dirinya sebagai taruhan terbaik untuk mengambil Alphabet Inc Google dan Facebook Inc di iklan mobile.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Cara Cek CCTV Tol Trans Jawa Real-Time Lewat HP: Pantau Jalur Lancar buat Mudik 2026
-
Huawei Mate X7 Resmi di Indonesia, HP Lipat Flagship Cocok Buat Upgrade THR Lebaran
-
Xiaomi Watch S5 Siap Meluncur, Smartwatch Mewah dengan eSIM dan Baterai Awet
-
6 HP RAM 8 GB di Bawah Rp2 Juta, Lancar untuk Game dan Multitasking
-
Spesifikasi Xiaomi Pad 8 di Indonesia: Tablet Rp7 Jutaan dengan Snapdragon 8s Gen 4 dan AI
-
Oppo Watch X3 Segera Debut, Usung Bodi Titanium Premium
-
vivo V70 Series Resmi di Indonesia: Kamera ZEISS 10x Zoom atau 200MP, Pilih Festival atau Travel?
-
Meta Hapus 159 Juta Iklan Penipuan dan 150 Ribu Akun Scam, Kolaborasi dengan Polri
-
5 HP Murah dengan Memori UFS, Anti Lemot saat Buka Banyak Aplikasi
-
Poco F8 Pro Buktikan Gaming Rata Kanan: Snapdragon 8 Elite, Baterai 6210mAh, Siap Libas Game Berat