Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan peraturan menteri mengenai layanan internet global yang sering disebut sebagai over the top (OTT) akan dikeluarkan akhir 2016.
"Kan saya janji akhir tahun," ujar dia usai E-Halal Forum di Jakarta, Senin malam (1/8/2016).
Ia menuturkan untuk membuat peraturan menteri mengenai OTT diperlukan konsultasi publik dan tidak bisa menerapkan semena-mena sehingga membutuhkan waktu lama.
Kominfo sebelumnya menyatakan permen itu diperkirakan akan selesai pada Maret, tetapi molor sehingga mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 3 Tahun 2016 tentang Penyediaan Layanan Aplikasi dan/atau Konten Melalui Internet (Over The Top).
"Yang sudah dikeluarkan surat edaran, nanti dengan permen, perlu konsultasi publik, isunya kita mau menata OTT internasional," tutur dia.
Penataan OTT internasional, kata dia adalah untuk masalah pelayanan pelanggan serta perlindungan data konsumer.
"Sekarang masyarakat Indonesia terhadap dunia maya dan media sosial berbeda dengan Eropa dan AS, kalau kita hanya masyarakat Jakarta yang tahu kalau komplain, padahal Indonesia tidak hanya Jakarta," ujar Menkominfo.
Untuk pelayanan pelanggan dan perlindungan data, perusahaan dapat diwakili mitra kerja seperti penyedia seluler.
"Yang penting masyarakat bisa menikmati layanan dan kepentingan terjaga," katanya.
Selanjutnya, permen tentang OTT akan mengatur "level playing field" atau kesetaraan pasar agar semuanya mendapat kesempatan bisnis yang sama.
Perusahaan internasional, kata dia, merupakan "fiscal permanent establishment" atau badan usaha tetap, sementara fiskal terdapat PPN serta PPH.
"PPH diskresi Kemenkeu menata itu. Misalnya sudah dibicarakan dengan Google ada tax treaty yang diperhitungkan, pajak harus dibayar, tetapi kami ingin memsimplifikasi bayar pajak. Teknisnya di Kemenkeu," ujar dia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Death Stranding 2 Pecahkan Rekor di PC, Jadi Jawaban Telak untuk Sony
-
CD Projekt Sedang Garap Game Baru, Penerus The Witcher dan Cyberpunk?
-
Serangan Rantai Pasokan Jadi Ancaman Siber Terbesar 2025, Perusahaan Asia Pasifik Wajib Waspada
-
5 Rekomendasi HP Rp3 Jutaan dengan Spek Gahar dan Performa Andal
-
REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
-
HP Murah Redmi 15A 5G Rilis Akhir Maret: Usung Chip Mumpuni dan Baterai Jumbo
-
Rincian Fitur Redmi Smart TV MAX, Hadirkan Layar 100 Inci 144 Hz dengan Harga Miring
-
5 HP Harga Rp1 Jutaan Terbaru, Spek Gahar dan Performa Kencang
-
Daftar Harga HP Samsung 2026 Semua Seri, Mulai Rp1 Jutaan
-
Oppo Find X9 Ultra dan X9s Pro Resmi Rilis April 2026, Spesifikasi Bocor!