Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi menyiapkan dana sebesar Rp1,710 triliun untuk meningkatkan mutu laboratorium di sejumlah perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia. Tujuannya adalah untuk peningkatan mutu laboratorium dan kreativitas untuk menciptakan inovasi baru yang memiliki daya saing.
Menanggapi langkah tersebut, presiden mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (BEM UMM), Fais Mirwan Hamid menilai bahwa ini merupakan langkah strategis dan taktis untuk sinergitas antara pemerintah dengan lembaga pendidikan tinggi di Indonesia.
Meski demikian, Fais menyayangkan jumlah perguruan tinggi yang kurang mewakili wilayah perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Pasalnya, dalam proses pelatihan hanya diikuti oleh beberapa perwakilan dari 27 universitas.
"Jumlah itu kurang representatif berdasarkan hitungan jumlah perguruan tinggi negeri maupun swasta yang ada di Indonesia," kata Fais dalam keterangan pers di Malang, Jawa Timur, Selasa (2/8/2016).
Fais yang juga mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIPOL Universitas Muhammadiyah Malang itu menegaskan bahwa paling terpenting sifat dana tidak hanya pada sektor infrastruktur, tetapi harus benar-benar tepat sasaran.
"Jangan sampai alokasi dana yang triliunan itu justru tidak tepat sasaran. Bisa mubazir nanti," ucap Fais.
Fais pun memberikan masukan sebaiknya Kemenristek membuat grand design untuk memastikan anggaran tersebut tidak sia-sia sehingga tujuan utamanya tercapai.
Grand design dalam peningkatan kualitas mutu laboratorium harus memiliki skema yang jelas mengenai tujuan penggelontoran dana tersebut itu, jelas Fais, juga akan memberikan kesan bahwa pemerintah benar-benar berkomitmen pada dunia riset perguruan tinggi di Indonesia sehingga mampu berkompetisi dengan perguruan tinggi luar negeri.
"Jangan sampai hanya menjalankan kerja-kerja pemerintah yang terkesan prosedural tidak substantif, karena proses peningkatan mutu laboratorium harus diseimbangkan dengan kualitas sumberdaya manusia yang berkualitas," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Tips Libur Lebaran 2026 Makin Seru: Andalkan Redmi Note 15 Series, Anti Gagal Bikin Konten!
-
Vivo Y21 5G dan Y11 5G Resmi Meluncur, Baterai 6500mAh Tahan 5 Tahun dan Layar 120Hz Jadi Andalan
-
Harga DDR4 Melejit 8,8 Kali Lipat di 2026, Dampak Peralihan Industri ke AI Mulai Terasa
-
Terpopuler: 6 HP Murah Sekelas Redmi 15, Update Harga HP Xiaomi di 2026
-
6 HP Murah Alternatif Redmi 15, Punya Baterai Jumbo dan Fitur Lengkap
-
6 Pilihan Tablet Murah Paling Kencang untuk Kerja di 2026
-
Harga Vivo X300 Ultra Terbaru 2026, Ini Spesifikasi Lengkap dan Jadwal Rilisnya
-
Bocoran iQOO Neo 11 Pro dan Pro Plus Muncul, Bawa Layar OLED 2K 165Hz dan Baterai 8.000mAh
-
Xiaomi Resmi Hentikan MIUI Selamanya, Digantikan HyperOS, Lebih Canggih dan Terhubung
-
40 Juta Serangan Siber Hantam Indonesia di 2025, Kaspersky Ungkap Ancaman dari USB hingga Laptop