Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir mengaku baru mendengar mengenai kabar jika Presiden Joko Widodo berencana melakukan perombakkan kabinet kerja. Sebab, dalam berbagai rapat yang para menteri, Jokowi tidak pernah menyinggung soal rencana reshuffle.
"Saya dalam rapat kabinet ga pernah muncul itu (isu reshuffle). Yang gaduh kan hanya di luar. Di rapat kabinet nggak pernah ada itu," kata Nasir usai menghadiri acara musabaqoh kitab kuning di DPP Partai Kebangkitan Bangsa, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Selasa (12/4/2016).
Dia mengaku sangat bingung ketika mendengar rumor yang berkembang adanya rencana perombakan kabinet. Dalam rapat yang dihadiri jajaran menteri di kabinet Jokowi hanya membahas mengenai evaluasi terhadap kinerja para menteri.
"Saya heran juga kok di luar gaduhnya kaya gitu. Di rapat kabinet ga pernah gitu. Kerja satu dievaluasi, satu-satu. Kurangnya apa," katanya.
Dia menilai adanya isu reshuffle tidak akan mengggangu kerja para pembantu Jokowi.
"Saya rasanya nggak terganggu. Apapun kerja di mana-mana bisa kerja," kata dia.
Berita Terkait
-
Kemdiktisaintek Resmi Buka Pendaftaran Beasiswa KIP Kuliah Jalur SNBT 2026
-
Jaksa Ungkap Kemahalan Harga dalam Sidang Korupsi Pengadaan Chromebook Kemendikbudristek
-
Deretan Calon Gubernur Riau Sudah Temukan Duetnya di Pilkada 2024
-
Deretan Kontroversi Muhammad Nasir, Anggota DPR RI Maju di Pilgub Riau
-
Sosok Muhammad Nasir, Politisi Demokrat Jadi Calon Gubernur Riau
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK