Suara.com - Salah satu permainan yang tengah menjadi hits Pokemon Go, tampaknya cukup menguras penggunaan baterai. Ini justru menjadi peluang besar bagi penjual baterai kemasan karena mampu mendongkrak anngka penjualan.
Menurut The NPD Group, penjualan kemasan baterai yang dirancang untuk mengisi perangkat mobile seperti smartphone dan tablet mengalami peningkatan 101 persen pada periode antara 10 Juli dan 23 Juli.
"Dalam enam minggu menjelang peluncuran Pokemon Go, penjualan baterai hanya naik empat persen dari tahun sebelumnya. Dalam dua minggu setelah peluncuran Pokemon Go, penjualan kemasan daya portabel mencapai hampir 1,2 juta unit," kata NPD seperti dilansir dari IGN, Senin (8/8/2016).
Siapa pun yang menghabiskan waktu secara signifikan bermain game tahu itu menguras baterai. Mode penghemat baterai pada Pokemon Go pun telah dihapus dari pembaruan aplikasi.
Bahkan, dengan mengaktifkan mode penghematan baterai sekalipun, aplikasi tetap mengonsumsi elektron pada tingkat yang mengkhawatirkan. Ben Arnold, direktur eksekutif, analis industri untuk teknologi konsumen di The NPD Group melihat atribut konsumsi baterai yang cepat dialirkan saat menggunakan untuk pencarian lokasi, sensor gerak dan augmented reality.
"Pokémon Go adalah permainan terpanas musim panas ini sebagian karena menggunakan fitur seperti lokasi, sensor gerak dan augmented reality di smartphone. Namun, fitur ini mengonsumsi lebih banyak hidup baterai telepon," kata Ben.
Dia menambahkan, untuk mengimbangi penggunaan baterai ekstra, konsumen kerap membeli paket daya portabel sehingga mereka dapat terus bermain, tanpa gangguan.v
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
5 HP Xiaomi Rp1 Jutaan dengan Fitur NFC untuk Transaksi Digital Lancar
-
Tanda-tanda WhatsApp Disadap dan Tips Mengamankannya
-
51 Kode Redeem FF Terbaru 10 Mei 2026: Sikat Cepat SG2 Rapper Underworld dan MP40 Cobra
-
30 Kode Redeem FC Mobile 10 Mei 2026: Klaim 500 Poin Naik Peringkat dan Pemain Bintang OVR 117
-
Spesifikasi PC 007 First Light Resmi Rilis, Game James Bond Butuh RAM 16 GB
-
Spesifikasi iQOO Z11 Global: Siap ke Indonesia, Usung Baterai Jumbo 9.020 mAh
-
52 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 Mei 2026: Klaim Kartu 115-120 dan Tag Gratis
-
73 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 Mei 2026: Raih Parasut, Skin Eclipse, dan MP40 Cobra
-
Penjualan PS5 Anjlok usai Harga Naik, Sony Pastikan PS6 Sudah Dalam Pengembangan
-
Bangkit Lagi? Cek Perkiraan Harga HP Midrange Vivo S2 yang Dirumorkan Comeback Tahun Ini