Suara.com - Amerika Serikat akhirnya menyerahkan kendali atas internet kepada sebuah organisasi swasta nirlaba, yang terdiri dari banyak pemangku kepentingan, demikian pemerntah AS pada awal pekan ini.
Pemerintah AS akan menyerahkan wewenang untuk mengatur Domain Name System (DNS) kepada Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN). Organisasi yang bermarkas di Los Angeles, AS itu mulai 1 Oktober mendatang akan berwenang mengatur tentang sistem penamaan domain internet.
Dalam praktiknya, sejak didirikan pada 1998 ICANN telah dikontrak Badan Informasi dan Telekomunikasi Nasional (NTIA) - sebuah lembaga yang berada di bawah Departemen Perdagangan AS - untuk mengelola DNS. Meski demikian otoritas tertinggi tetapi dipegang oleh NTIA.
Tetapi pada Selasa (16/8/2016), kepala NTIA, Lawrence Strickling, mengatakan bahwa pihaknya akan menyerahkan seluruh wewenang untuk mengelola DNS pada ICANN. Setelah kontrak kedua pihak selesai pada 30 September, ICANN akan berwenang penuh mengatur DNS - yang juga sering disebut sebagai "buku telepon" internet.
Wewenang AS untuk mengelola DNS sejak lama telah diprotes oleh negara-negara lain di dunia, seperti Cina dan Rusia. Mereka meminta agar DNS sebaaiknya diatur bersama melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Di sisi lain keputusan Pemerintahan Barack Obama untuk melepas kendali atas DNS justru dikritik oleh para anggota kongres AS - lembaga yang setara dengan DPR di Tanah Air.
Pihak oposisi, Partai Republik menilai Obama telah membuka celah bagi Cina, Rusia, dan Iran untuk lebih leluasa mengutak-atik internet, yang mereka klaim lebih aman dan bebas ketika dikendalikan oleh AS.
DNS sendiri merupakan sistem yang menyederhanakan alamat IP - berupa kombinasi angka yang sukar diingat - menjadi nama sederhana yang mudah dihafal; misalnya "suara.com". Dengan kata lain, tanpa DNS Anda hanya bisa mengakses sebuah website di internet dengan memasukkan angka-angka seperti: 194.66.82.10.
Adapun ICANN mulai Oktober nanti akan berubah menjadi organisasi berkuasa terhadap internet, yang melibatkan sejumlah pemangku kepentingan. Di dalamnya akan bergabung perwakilan dari perusahaan swasta, kelompok ahli, dan tentu saja perwakilan dari negara-negara pengguna internet. (BBC/WSJ/RT)
Berita Terkait
-
10 Pilihan Paket Internet Telkomsel Murah untuk Sebulan Januari 2026
-
Siapa Ojol dan Pedagang Online yang Gugat Praktik Kuota Internet Hangus ke MK?
-
Internet Rakyat 100 Gbps Biaya Rp100 Ribu Sudah Bisa Digunakan, Ini Cara Daftarnya
-
Internet Jadi Kunci Arus Balik Nataru, Komdigi Pantau Jaringan 24 Jam
-
Internet Cepat, Nalar Lambat: Urgensi Literasi Kritis di Era Digital
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Jangan Panik! Ini Cara Mudah Memulihkan Dokumen Word yang Hilang
-
5 HP RAM Besar dan Kamera Selfie Resolusi Tinggi, Harga Rp1 Jutaan Buat Ngonten
-
68 Kode Redeem FF 6 Januari 2026, Siap-siap Bundle Gojo Satoru dan Sukuna Hadir
-
LG Buka Era AI in Action di CES 2026, Hadirkan CLOiD Robot Rumah yang Benar-Benar Mengerti Kamu
-
32 Kode Redeem FC Mobile 6 Januari 2026, Klaim Gems Gratis Sebelum Maintenance Besok
-
TRYX Bikin PC Naik Level di CES 2026: Pendingin Berlayar, Casing Super Senyap, dan Desain Futuristik
-
Asus ROG Unjuk Gigi di CES 2026, Hadirkan Inovasi Gaming Masa Depan Berbasis AI
-
Serupa tapi Tak Sama: Ini Adu Fitur Honor Power 2 vs iPhone 17 Pro
-
Spesifikasi Honor Power 2: Mirip iPhone 17 Pro, Usung Baterai 10.080 mAh dan Dimensity 8500
-
Game Populer yang Laris, Arc Raiders Siap Jadi Film dan Serial TV?