Suara.com - Baterai ponsel menjadi salah satu bagian penting yang harus dirawat agar bertahan lama. Namun, masih banyak orang yang melakukan proses pengisian baterai denga cara yang salah.
Hal utama yang perlu diketahui adalah sebuah situs dari perusahaan baterai Cadex, yang disebut sebagai Battery University menjabarkan baterai lithium-ion di smartphone begitu sensitif sehingga mudah 'stres' seperti manusia.
Untuk itu, seperti dilansir dari Business Insider, Senin (5/9/2016), ada beberapa hal yang harus dihindari saat melakukan pengisian baterai smartphone.
Mencolokkan ke listrik jika baterai telah penuh
Menurut Battery University, meninggalkan ponsel dalam kondisi tercolok dengan listrik saat kondisi sudah penuh, bahkan kerap hingga keesokan paginya, merupakan hal buruk yang dilakukan untuk membuat baterai bertahan lama.
Saat, smartphone sudah mencapai 100 persen pengisian, posisi pengisian masih dalirkan listrik, justru hal ini membuat baterai menjadi 'stres' Baterry University memberikan penjelasan bahwa saat baterai terisi penuh hendaknya segera dicabut dari aliran listrik. Hal ini seperti membuat rileks otot-otot setelah digunakan untuk latihan.
Mengisi Hingga 100 Persen
Menurut Battery University, Li-ion tidak perlu terisi penuh. Justru memang lebih baik tidak terisi penuh karena tingginya voltase bisa menyebabkan baterai 'stres' dan kemudian digunakan untuk waktu yang lama.
Hal ini mungkin berlawanan dengan intuisi kita dimana untuk membuat smartphone bertahan sepanjang hari dan bisa digunakan kapanpun.
Mengisi baterai saat smartphone benar-benar kosong
Ternyata baterai smartphone lebih 'bahagia' jika Anda mengisi secara teratur dibandingkan baru menngisi saat mereka benar-benar kosong. Mengisi baterai ponsel ketika seudah mencapai 10 persen menjadi skenario terbaik. Battery University melihat, kebiasaan mencolok dan mencabut pengisian baterai beberapa kali dalam sehari itu justru dinilai cukup baik.
Hal ini tidak hanya membuat daya tahan baterai lebih lama tapi tapi juga membuat performa dalam mengoperasikan smartphone Anda lebih maksimal. Selain itu, disarankan untuk tidak mengaktifkan fitur-fitur yang memanfaatkan antena GPS, bisa membuat baterai lebih baik lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motorola Razr Fold Segera ke Pasar Asia, Bawa RAM 12 GB dan 16 GB
-
6 HP Midrange Terbaru Gahar Bersiap ke Indonesia: RAM 12 GB, AnTuTu Tembus 3 Juta
-
Bocoran Assassin's Creed Invictus Dibantah Ubisoft: Drama Kebenaran di Era AI
-
Xiaomi Unggah Teaser Redmi S: Kasta Misterius, Setara POCO X Series?
-
7 HP Snapdragon Terbaru yang Masuk Indonesia 2026, Spek Premium dan Performa Ngebut
-
Shokz OpenFit Pro Resmi Meluncur di Indonesia, Headphone Open-Ear Canggih dan Baterai 50 Jam
-
Fans Timnas Merapat Rizky Ridho Hadir di Game Total Football VNG
-
Viral Homeless Media Bantah Kolaborasi dengan Bakom RI Qodari: Narasi hingga Indozone Buka Suara
-
Serangan Spyware di Asia Tenggara Naik 18 Persen, Indonesia Jadi Target Utama Hacker
-
Star Fox Bangkit Kembali, Usung Perombakan Visual di Nintendo Switch 2