Suara.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah mempertanyakan penunjukkan CEO Alibaba, Jack Ma, sebagai penasehat Presiden Joko Widodo. Fahri secara khusus bertanya tentang anggaran yang akan digunakan untuk menggaji Ma, bos dan pendiri perusahaan dagang online terbesar di dunia itu.
Seperti yang diberitakan sebelumnya Presiden Jokowi pada akhir pekan kemarin meminta Ma untuk menjadi penasehat di bidang usaha kecil dan menengah. Permintaan itu disampaikan Jokowi ketika ia menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Hangzhou, Cina.
"Gajinya dari mana? Dasarnya apa? Kalau pakai APBN jadi rumit. Mungkin kalau mau ditempelkan BUMN, itu mudah," ujar Fahri di DPR, Jumat (9/9/2016).
Meski sempat bertanya, ia kemudian mengatakan yakin bahwa Ma hanya akan menjadi penasehat yang lebih mirip sebagai teman bertukar pikiran Presiden.
"Sekadar penasehat. Saya punya banyak teman orang asing, enggak masalah," imbuh Fahri.
Kalaupun ke Indonesia, Fahri yakin Ma hanya bertugas sebagai konsultan swasta. Bukan sebagai penasihat kepresidenan.
"Dia enggak mungkin masuk ke dalam negara. Mungkin dia konsultan kayak dari Amerika. Bukan masuk sektor negara," pungkasnya.
Selain oleh Jokowi, sebelumnya Ma juga diminta menjadi penasehat perekonomian David Cameron ketika masih menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris.
Berita Terkait
-
Fahri Hamzah Usul Peradilan Etik, Pejabat Bisa Langsung Dipecat Sebelum Terjerat Korupsi
-
Fahri Hamzah : Prabowo Fokus Putus Rantai Ketimpangan Kaya dan Miskin
-
AS Perketat Larangan Chip AI China, Huawei hingga Alibaba Makin Gencar Kembangkan Alternatif Nvidia
-
Kiamat Rumah Tapak? Orang Indonesia di Masa Depan Harus Hidup Vertikal
-
Tepis Salah Paham Ekonomi Prabowo, Fahri Hamzah: SDA Harus Dikuasai Negara, Bukan Korporasi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan