- Motor listrik MBG disorot karena desainnya mirip produk China seharga Rp10 juta di marketplace.
- BGN bantah rebranding; klaim spesifikasi berbeda dan bagian dari ekosistem merek global Tinbot.
- Produk ini diklaim sebagai bagian dari ekosistem merek global.
Suara.com - Pengadaan armada operasional untuk program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) tengah menjadi pusat perhatian. Motor listrik tipe EMMO JVX GT yang disiapkan sebagai kendaraan operasional Badan Gizi Nasional (BGN) menuai kritik tajam lantaran memiliki kemiripan desain yang identik dengan produk asal China, Kollter ES1-X PRO.
Isu ini mencuat setelah netizen menemukan bahwa motor dengan desain serupa dibanderol hanya sekitar Rp10 jutaan di marketplace internasional (Alibaba/AliExpress).
Sementara itu, versi yang digunakan untuk program MBG di Indonesia disebut memiliki nilai investasi mencapai Rp56 juta per unit. Perbedaan harga yang mencolok ini memicu spekulasi mengenai praktik rebranding produk impor secara langsung.
Menanggapi kegaduhan tersebut, pihak BGN memberikan klarifikasi resmi. Mereka menegaskan bahwa motor listrik yang digunakan bukanlah sekadar produk rebranding murah.
"BGN menyatakan terdapat perbedaan teknis yang signifikan pada performa mesin dan daya tahan baterai dibandingkan versi yang beredar di marketplace," tulis pernyataan BGN.
BGN menilai produk ini diklaim sebagai bagian dari ekosistem merek global yang juga dikenal dengan nama Tinbot di pasar Eropa dan Amerika, sehingga memiliki standar kualitas internasional.
Sebelumnya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan pihaknya sudah melakukan pengadaan sebanyak 21.801 unit motor listrik dari target awal 25.644 unit.
Dadan bilang pengadaan motor listrik itu sudah dirancang dalam anggaran 2025 untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Nantinya motor listrik tersebut akan digunakan untuk menunjang mobilitas Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Pengadaan motor listrik ini sudah direncanakan dalam anggaran tahun 2025 sebagai bagian dari dukungan operasional Program MBG, khususnya untuk menunjang mobilitas Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi," kata Dadan dalam keterangannya, dikutip Kamis (9/4/2026).
Baca Juga: Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
Sebelumnya berdasarkan penelusuran data dari laman Inaproc, pengadaan motor trail listrik bermerek Emmo JVX GT ini dipercayakan kepada PT Yasa Artha Trimanunggal. Sebuah langkah yang cukup berani di tengah sorotan efisiensi anggaran negara.
Bukan angka kaleng-kaleng. Harga yang tercantum untuk satu unit motor trail listrik ini mencapai Rp 49,95 juta. Angka tersebut memang sudah termasuk PPN 12 persen, namun ada catatan tebal yang menjadi perhatian para pengamat kebijakan publik.
Harga nyaris Rp 50 juta itu ternyata masih berstatus off the road. Artinya, pemerintah masih harus merogoh kocek tambahan untuk pengurusan surat-kendaraan (STNK dan BPKB) agar layak jalan di aspal publik. Lebih mengejutkan lagi, harga tersebut dikabarkan belum mencakup garansi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Rusia Raup 'Durian Runtuh' Rp 325 Triliun dari Perang Iran Vs AS-Israel
-
IHSG Gaspol Terus, Melonjak ke Level 7.700 Pagi Ini
-
Emas Antam Lompat Tinggi Jadi Rp 2.893.000/Gram, Cek Daftar Harganya
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Life Insurance Andalkan Modi
-
Perlindungan Investor RI Masih Lemah, SIPF Minta Suntikan APBN
-
Cabai Turun Tajam hingga 10%, Harga Beras Justru Naik Tipis Hari Ini
-
Harga Emas Antam Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Ikutan Meroket di Pegadaian
-
Fakta-fakta Buyback ASLC, Harga Sahamnya Masih Tertahan di Level Rp70
-
BEI Cabut Suspensi Saham MSIN dan ASPR, Cek Jadwal Perdagangannya!
-
Bank Indonesia Sebut Ekonomi Indonesia Dipandang Positif Investor Global, Apa Buktinya?