Suara.com - Huawei P8 Lite dilaporkan sempat menyelamatkan pemiliknya dari tembakan senjata. Kabar terbaru, smartphone Huawei diketahui meledak di Cina.
Awalnya, perangkat 'malang' itu dianggap sebagai Huawei P9. Namun, setelah diketahui absennya sensor sidik jari, ponsel itu merupakan Huawei P8 yang diproduksi tahun lalu.
Insiden ini diketahui dari bocoran beberapa gambar yang tersiar secara online melalui media Cina, Weibo. Pada bocoran gambar tersebut tidak ada informasi lain yang tersedia tentang ledakan perangkat Huawei ini.
Hingga kini belum bisa dipastian kebenaran insiden ini. Mengingat beberapa waktu lalu, beredar berita bohong seputar ledakan palsu yang diklaim sebagai Galaxy Note 7. Kabarnya, untuk menguatkan berita tersebut, pelaku memanaskan perangkat ke dalam oven microwave.
Sempat beredar rumor jika insiden Huawei tersebut tidak membuat perusahaan tergubris. Bahkan, pabrikan asal Cina itu mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa ia tidak memiliki hubungan dengan insiden tersebut.
Namun, jika melihat pada foto-foto yang tersiar pada insiden ledakan Huawei P8, tidak ada bagian baterai yang terlihat rusak. Tapi bagian paling hancur terlihat di sisi atas perangkat. Bagian atas panel belakang juga terpisah.
Seiring dengan pemberitaan puluhan insiden baterai terbakar dan meledak akibat Galaxy Note 7, dikabarkan beberapa perangkat lain juga mengalami hal hampir serupa.
Sebut saja OnePlus Satu dan Xiaomi Mi 4i yang diketahui meledak di India. Meskipun smartphone menjalani pemeriksaan kualitas sebelum pengiriman ke pengguna, tapi ledakan perangkat dapat disebabkan oleh menggunakan adaptor listrik berkualitas rendah, kabel USB, dan baterai pihak ketiga. (Phone Radar)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Telkom Selesaikan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim Masuk Rumah Sakit, Biro Pers: Mari Kita Berdoa
-
Gugat Prosedur Tapi Abaikan Substansi, Strategi Febrie Adriansyah Dinilai Gagal Yakinkan Publik
-
Aktivis Ngaku Dicekik Kades Saat Demo Tolak Utang Rp786 Miliar di Gedung DPRD
-
Jelang HUT RI ke-81, Peternak DIY Gerah: Harga Telur Anjlok, Pakan Meroket
-
Sosok Raabi'atul Adawiyyah, Menantu Sultan Brunei Juara Baca Al Quran Kehilangan Gelar Bangsawan
-
Danantara Mau Beli Saham BEI, Demutualisasi Masih Jadi Tanda Tanya
-
Pemerintah Gagap Komunikasi: Bikin Aturan Dulu, Gaduh Kemudian
-
Mengapa Menjaga Hutan Papua Tak Cukup Mengandalkan Konservasi?
-
Jelang Reshuffle, PKB Serahkan Sepenuhnya Pilihan Menteri kepada Prabowo