Suara.com - Buat mereka yang sudah melakukan pembaruan WhatsApp tentu akan melihat beberapa perubahan yang terjadi. Sayang, tidak semua orang menyukai pembaruan aplikasi pesan ini.
Salah satu pembaruan paling mencolok adalah perubahan cara emoji yang dikirimkan. Saat pengguna menambahkan emoji dalam percakapan, maka akan muncul gambar dengan ukuran yang lebih besar dalam pesan tersebut.
Sebetulnya, hal ini tidak terlalu mengganggu. Tapi buat beberapa pengguna fans WhatsApp mereka justru merasa tidak menyukai perubahan yang ada. Bahkan, mereka menyampaikan keluhannya melalui sosial media.
"Tidak, whatsapp. Aku tidak ingin emoji yang begitu besar, dan saya tidak ingin menggunakan begitu banyak emoji. Berhentilah membuat saya terlihat tertarik obrolan itu," tulis salah satu penggunanya.
"Gaya emoji baru di Whatsapp adalah mengerikan," pendapat lainnya.
Emoji baru ini memang belum memiliki ulasan 5 bintang, tidak seperti beberapa fitur lainnya telah diterima dengan lebih baik.
Selain itu, kini pengguna Android dapat menyesuaikan dan mencoret-coret foto favorit mereka, sebelum dikirimkan ke kontak individual, atau obrolan kelompok. Anda juga dapat overlay emoji untuk gambar, serta menambahkan catatan tulisan tangan sendiri dalam berbagai warna.
Setelah pembaruan, setiap kali mengambil foto atau video baru di WhatsApp, secara otomatis akan melihat alat editing baru yang muncul secara pop-up. Dari menu ini Anda dapat menggambar atau menambahkan emoji pada gambar sebelum dikirim.
Teks juga dapat ditambahkan yang berbagai font dan warna. Fitur kamera WhatsApp sekarang mendukung flash menghadap ke depan sehingga pengambilan gambar secara selfie bisa lebih sempurna.
WhatsApp juga telah menambahkan fitur zoom untuk merekam video. Caranya, geser jari Anda ke atas dan ke bawah untuk memperbesar dan memperkecil.
Tidak hanya itu, kini dengan cepat dapat beralih antara kamera depan dan belakang, cukup dengan menekan dua kali pada layar.
Selain itu, pembaruan juga dilakukan dengan menambahkan dukungan Siri, sehingga pengguna dapat mendikte dan mengirim pesan melalui suara mereka.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Melepaskan Diri dari Standar Kecantikan Toksik: Literasi Digital untuk Lawan Body Dysmorphia
-
SETARA Institute Desak Prabowo Alihkan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke KPK
-
Fenomena Unik Industri AC: Harga Naik, Penjualan Sharp Malah Melesat
-
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen, Lampaui Capaian Nasional di Tengah Krisis Global
-
Starbucks Digerebek Polisi Usai Promosi Tank Day Hina Korban Tragedi Gwangju Korea Selatan
-
5 Ide Clean Look Outfit ala Kang Hoon, Bikin Penampilan Makin Berkarisma
-
Makin Mudah Naik MRT Jakarta, Kini Cukup Tap BRI Kartu Kredit Contactless
-
Harta Kekayaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang Diduga Potong TPP ASN 50%
-
5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar
-
Diusulkan Jadi Nobel Perdamaian, Makalah MBG yang Cantumkan Nama Prabowo Kini Diinvestigasi