Suara.com - Para penikmat produk pornografi online di Inggris tampaknya mulai sekarang harus lebih berhati-hati. Pasalnya, kabarnya pemerintah bakal mengumpulkan data para pengguna situs pornografi di negeri mereka.
Berdasarkan undang-undang baru yang sedang digodok, seluruh situs porno diwajibkan menggunakan sistem verifikasi umur. Tujuannya, apalagi jika bukan untuk mencegah remaja yang belum genap berusia 18 tahun mengakses situs-situs tersebut. Namun, belum jelas bagaimana sistem itu akan bekerja.
Open Rights Group, sebuah kelompok pemerhati kebebasan privasi dunia digital, khawatir sistem tersebut berisiko mengungkap informasi pribadi kepada pihak-pihak yang tidak bertanggunjawab.
Dalam sebuah surat yang dilayangkan kepada komite pengawas rancangan undang-undang tersebut, Open Rights Group mengatakan bahwa kebijakan-kebijakan untuk melindungi privasi pengguna juga harus disertakan dalam undang-undang tersebut.
"Kami meyakini bahwa tujuan untuk mencegah anak-anak mengakses materi tak layak di internet adalah sesuatu yang cukup beralasan," ujar mereka.
"Sistem verifikasi umur akan berujung pada pengumpulan informasi orang-orang yang mengakses situs porno, bahkan oleh berbagai penyedia layanan internet dan situs yang berbeda," sambung mereka.
Menurut kelompok tersebut, informasi tersebut nantinya bisa mengungkap identitas pengguna di dunia maya. Oleh karena itu, mereka berharap undang-undang tersebut juga mengatur soal privasi dan anonimitas para pengguna situs pornografi. (Metro)
Berita Terkait
-
Bejat, Eks Wasit Premier League David Coote Masuk Bui atas Kasus Pornografi Anak
-
Kalahkan Google, Kini Onlyfans Jadi Perusahaan Paling Untung di Dunia Berdasarkan Gaji Karyawan
-
Komdigi Denda Elon Musk Rp 78 Juta Gara-gara Konten Pornografi di X
-
Pemerintah Yakin Pornografi dan Judol Akan Diberantas Jika Akses ke VPN Diperketat
-
Waspada Jebakan Link Video Viral Andini Permata, Kenali 5 Bahaya Nonton Film Porno
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
OPPO Reno15 Series: Selfie Ultra Wide 0,6x, Baterai 7.000mAh untuk Aktivitas Anak Muda Tanpa Batas
-
Hobi Lari dan Pakai Smartwatch? Kaspersky Ungkap Bahaya Tersembunyi Pelacak Kebugaran
-
Garmin Venu X1 French Gray Resmi Meluncur di Indonesia, Smartwatch Tertipis 7,9 mm
-
Samsung Galaxy A07 5G Resmi Rilis di Indonesia: HP Rp2 Jutaan dengan Baterai 6000mAh dan Fitur AI
-
7 HP Layar Super AMOLED dengan Kamera Ultrawide Paling Murah, Spek Kelas Atas
-
Ini Cara Efektif Lindungi Remaja Saat Akses Instagram, Facebook, dan Messenger
-
Amazon dan AWS Libatkan Lebih dari 400 Siswi Kenalkan AI, Coding, dan Gaming
-
HP Satukan HyperX dan OMEN, Hadirkan Ekosistem Gaming Terpadu dan Luncurkan HyperX OMEN 15
-
Bangun Ekosistem, Bukan Sekadar Produk: Strategi Sukses Tembus Global
-
5 Rekomendasi HP RAM 16 GB Murah dan Kamera Bagus untuk Multitasking