Suara.com - Cina untuk pertama kalinya memamerkan wujud pesawat tempur siluman terbarunya, J-10, di hadapan publik pada Selasa (1/11/2016). J-20 bahkan menjadi pertunjukkan utama dalam pameran Airshow China yang digelar di kota Zhuhai.
Airshow China sendiri merupakan panggung untuk mendemonstrasikan kedigdayaan serta ambisi Cina di bidang dirgantara, antariksa, dan tentu saja militer. Cina berambisi untuk menaklukan AS sebagai pemimpin pasar teknologi dirgantara dalam satu dekade mendatang.
Dua jet J-20 terbang di atas para penonton, ratusan tamu, dan para pemimpin industri pesawat terbang ketika pameran itu dibuka. Keduanya melesat kurang dari satu menit di atas udara, meninggalkan raungan yang dasyat, dan disambut oleh tepuk tangan oleh para penonton yang tercengang.
Sayup-sayup terdengar raungan alarm dari sejumlah mobil di lapangan parkir, demikian tulis Reuters yang hadir dalam pameran itu.
Para pengamat mengatakan bahwa Cina telah mengubah desain J-20, pesawat yang sebelumnya hanya terlihat dalam foto di sejumlah blog sejak 2010. Pesawat ini dinilai akan menjadi salah satu tulang punggung militer Cina dalam persaingan dengan AS serta para sekutunya di Asia dalam ketegangan di Laut China Selatan dan Timur.
"Pesawat ini jelas adalah sebuah langkah besar pengembangan kemampuan tempur Cina," kata Bradley Perrett dari Aviation Weeek.
Setelah terbang di atas lokasi pameran, satu dari dua unit J-20 menghilang di angkasa. Satu unit yang tersisa melakukan beberapa manuver di udara, memamerkan sayapnya yang berbentuk delta.
J-20 adalah jet siluman terbaru Cina setelah pada 2014 memperkenalkan J-31.
Meski kagum, para analis mengatakan bahwa tak banyak yang bisa dilihat jet tempur siluman baru itu. Dalam atraksi singkatnya, pilot tak membuka moncong-moncong senjata dan tidak juga bermanuver dalam kecepatan rendah.
"Menurut saya, hanya sedikit yang bisa dilihat saat ini. Misalnya, suaranya sangat keras. Tetapi kami tak bisa menentukan tipe mesin atau hal lain tentang mobilitasnya," kata Greg Waldron, redaktur senior pada FlighGlobal, "Yang terpenting, kami tak mengetahui kemampuannya untuk mengelabui radar."
Sebelumnya para pengamat mengatakan bahwa J-20 merupakan lawan sepadan - dan memang secara desain mirip dengan - F-22 Raptor yang digunakan militer AS.
Tetapi dengan penampilan singkat itu, tak ada yang bisa memastikan apakah J-20 sanggup berkompetisi dengan F-22 Raptor atau F-35. Kedua nama yang disebut terakhir merupakan jet tempur terbaru militer AS bikinan Lockheed Martin.
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan