Suara.com - Samsung Electronics akan mengumumkan hasil akhir dari penyelidikan insiden 'terbakarnya' Galaxy Note 7 dalam tahun ini. Pernyataan ini disampaikan sebuah sumber terpercaya dari pabrikan asal Korea Selatan itu.
Pada 11 November, raksasa teknologi Korea meluncurkan putaran baru investigasi untuk mengetahui penyebab dari beberapa kebakaran dan ledakan terkait dengan ponsel dengna layar besar tersebut, bersama-sama dengan otoritas keamanan produk dan ahli di Korea dan Amerika Serikat.
Tepat setelah penarikan pertama diterbitkan pada September, perusahaan menunjuk baterai rusak diproduksi oleh kakak perusahaan Samsung SDI telah menyebabkan kecelakaan, menggantinya dengan yang dihasilkan oleh ATL China. Tapi setelah beberapa laporan dari ponsel pengganti terbakar, perusahaan memutuskan menarik ponsel dari pasar pada Oktober lalu.
Sejak diluncurkan Agustus, sebagian 4,3 juta ponsel Note 7, termasuk 2 juta yang tersedia pada operator telekomunikasi dan pengecer, yang dijual secara global.
Mengingat untuk alasan keamanan, Samsung terus melakukan investigasi sendiri penyebab ponsel meledak. Baterai dianggap titik pemicu pengapian tetapi faktor-faktor yang beragam diyakini telah menyebabkan ledakan.
Hasil penyelidikan diharapkan dapat mempengaruhi merek Samsung Galaxy menjelang peluncuran Galaxy S8 awal tahun depan.
Sumber mengatakan, penarikan telepon menyebabkan biaya finansial dan enviornemntal besar, juga tergantung pada hasil penyelidikan.
"Kami sedang mempertimbangkan segala kemungkinan untuk mengetahui penyebab pasti dari kecelakaan," kata seorang pejabat Samsung. [Korean Herald]
Baca Juga: Curhat Astrid Kuya Memeluk Islam di Tengah Keluarga Beda Agama
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
HP Murah Infinix Hot 70 Siap ke Indonesia: Usung Memori Lega 256 GB, Bodi Unik
-
Nomor HP Akan Terintegrasi dengan Akun Media Sosial, Ini Respons XLSmart
-
Harga Setara HP Flagship, Kacamata Gaming ROG Xreal R1 Tawarkan Layar Virtual 171 Inci
-
Rupiah Melemah Tekan Industri Telekomunikasi, XLSmart Fokus Kejar Pelanggan Berkualitas
-
Tablet Gaming Lenovo Legion Y900 Debut: Layar 13 Inci 4K, Harga Mulai Rp8 Jutaan
-
Harga PS5 Melonjak, Sony Hadapi Tuntutan Hukum di Amerika Serikat
-
5 Tempat Menarik di Forza Horizon 6, Lengkap dengan Tips dan Lokasi Petanya
-
ShopeePay Hadirkan Transfer Gratis ke Semua Bank, Bebas Biaya Admin dan Tarik Tunai
-
Spesifikasi Outward 2: Game RPG Terbaru Bermisi Menarik, Ramah PC Kentang
-
AMD Ryzen AI 400 Series Resmi Meluncur, Prosesor Laptop AI Copilot+ Makin Kencang