- Kementerian Komunikasi dan Digital berencana mengintegrasikan nomor ponsel dengan akun media sosial untuk meningkatkan keamanan digital masyarakat.
- PT XLSmart Telecom Sejahtera menyatakan dukungan penuh karena kebijakan tersebut dapat mempermudah verifikasi serta validasi identitas pengguna akun.
- Perusahaan siap berkoordinasi dengan Komdigi dan Dukcapil agar implementasi kebijakan berjalan efektif serta menciptakan ekosistem digital terpercaya.
Suara.com - Rencana pemerintah mengintegrasikan nomor ponsel dengan akun media sosial mendapat dukungan dari PT XLSmart Telecom Sejahtera.
Kebijakan yang tengah disiapkan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) itu dinilai dapat memperkuat keamanan digital dan melindungi masyarakat dari penyalahgunaan akun anonim.
Direktur & Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys, mengatakan integrasi nomor ponsel dengan akun media sosial akan membantu menciptakan ekosistem digital yang lebih aman dan terpercaya.
“Saya rasa XLSmart tentu sangat mendukung. Kenapa mendukung? Karena ini akan juga merupakan perlindungan buat masyarakat,” ujar Merza dalam Paparan Publik XLSmart di Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, kebijakan tersebut juga dapat mempermudah proses verifikasi akun media sosial sehingga identitas pengguna menjadi lebih jelas dan tervalidasi.
“Kalau secara resmi nanti terintegrasi tentu kita harapkan apa yang terdaftar di media sosial adalah betul-betul nomor-nomor yang sudah terdaftar dan tervalidasi dengan baik,” jelasnya.
Merza menilai, integrasi nomor telepon dengan akun media sosial akan semakin kuat jika dikombinasikan dengan penerapan teknologi biometrik dalam registrasi kartu SIM dan nomor ponsel baru.
“Kalau nanti sosmed akan juga secara official, maksudnya memang secara regulasi pemerintah mewajibkan sosmed untuk menggunakan nomor-nomor telekomunikasi, ini mudah-mudahan akan menjadi satu kekuatan untuk perlindungan masyarakat,” tuturnya.
Lebih lanjut, XLSmart mengaku siap berkoordinasi dengan berbagai lembaga terkait agar implementasi kebijakan tersebut berjalan rapi dan efektif. Salah satu pihak yang akan dilibatkan adalah Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil atau Dukcapil.
Baca Juga: Rupiah Melemah Tekan Industri Telekomunikasi, XLSmart Fokus Kejar Pelanggan Berkualitas
“Kita akan coba nanti koordinasi dengan badan-badan atau kementerian yang memang menangani masalah ini antara lain Komdigi sendiri dan Dukcapil, agar semua bisa tertata lebih baik dan lebih rapih,” kata Merza.
Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengungkapkan rencana integrasi nomor ponsel dengan akun media sosial dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI beberapa waktu lalu.
Berita Terkait
-
ZTE dan XLSMART Resmikan Innovation Center di Jakarta, Percepat Adopsi 5G-A dan AI di Indonesia
-
Siapa Pendiri Friendster? Media Sosial yang Pernah Berjaya, Mati, Kini Bangkit Lagi di 2026
-
Perlindungan Anak di Era Digital: PP TUNAS Mulai Disosialisasikan
-
Komdigi Resmi Mulai Lelang Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz, Dorong Percepatan Jaringan 5G di Indonesia
-
Komdigi Siapkan Roadmap Data Center, Indonesia Timur Jadi Target Baru Infrastruktur Digital
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif