Suara.com - Industri dan pasar telepon seluler pintar di akhir tahun 2016 dikejutkan oleh skandal Samsung Galaxy Note 7 yang produksi dan penjualannya dihentikan karena diketahui mudah terbakar dan meledak saat digunakan.
Skandal ini merupakan pukulan telak bagi Samsung yang dipaksa menarik lebih dari 2,5 juta unit Note 7 dan akibatnya raksasa teknologi asal Korea Selatan itu disebut merugi sekitar Rp70 triliun.
Tetapi tampaknya penyakit Note 7 itu kini juga telah menjangkiti iPhone. Sebuah lembaga perlidungan konsumen di Shanghai, Cina pada akhir pekan lalu melaporkan bahwa beberapa pengguna iPhone mengaku gadget mereka terbakar saat sedang digunakan.
Dewan Konsumen Shanghai, seperti diberitakan Wall Street Journal, mengatakan telah menerima delapan laporan dari konsumen setempat, yang mengeluhkan bahwa iPhone 6 yang mereka gunakan tiba-tiba terbakar saat digunakan.
Sejauh ini sudah ada tiga laporan terkait masalah baterai iPhone di Cina. Pada November lalu asosiasi konsumen Cina mengatakan bahwa diduga ada masalah pada iPhone 6 dan iPhone 6S.
Apple sendiri menyangkal ada masalah pada baterainya. Perusahaan asal Amerika Serikat itu bilang bahwa sebagian besar keluhan terkait iPhone disebabkan karena dalam beberapa insiden ponsel pintar itu tiba-tiba mati, meski baterainya masih penuh.
Masalah itu telah diselidiki Apple dan ditemukan bahwa ada cacat pada komponen baterai iPhone 6S, tetapi hanya khusus pada yang diproduksi selama September - Oktober 2015. Apple mengatakan akan mengganti baterai yang cacat tersebut di seluruh dunia.
Adapun soal iPhone yang terbakar, Apple mengaku sudah menganalisis unit-unit yang bermasalah tersebut.
"Unit-unit iPhone yang kami analisis sejauh ini menunjukkan bahwa kerusakan fisik eksternal adalah penyebab masalah tersebut," bunyi pernyataan Apple seperti yang diterima AFP, Rabu (7/12/2016).
"Bagi kami keamanan adalah prioritas utama dan kami tidak menemukan alasan untuk khawatir dengan produk-produk ini," simpul Apple.
Berita Terkait
-
Bocoran Samsung Galaxy S26 Series: Spek Canggih, Bikin Tech Enthusiast Gak Sabar
-
4 Rekomendasi Tablet Dukung SIM Card Paling Worth It di 2026, Harga Terjangkau Mulai Rp 1 Jutaan
-
6 Alasan iPhone Sangat Worth It untuk Pemakaian Jangka Panjang di 2026
-
iPhone Fold Dirumorkan Mirip iPad, Apple Siapkan Desain Paling Nyeleneh Sepanjang Sejarah iPhone
-
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Terkini
-
5 Rekomendasi HP Gaming Murah Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Nama Jokowi dan Sri Mulyani Muncul di Epstein Files, Ternyata Begini Konteksnya
-
6 HP di Bawah Rp1,5 Juta untuk Kurir Paket, Awet Dipakai Navigasi GPS Seharian
-
Standar Baru Kenyamanan Memasak, Teknologi Kompor Listrik Ini Bikin Konsumen Kepincut
-
42 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 4 Februari 2026: Ada 15.000 Gems dan TOTY 115-117
-
Bidik Puncak Pasar Elektronik Nasional, AQUA Elektronik Pasang Target Jadi Nomor Satu di Indonesia
-
Game Ragnarok Origin Classic Resmi Diumumkan, Ajak Nostalgia ke Era Petualangan Murni
-
Game Ragnarok Origin Classic Resmi Diumumkan, Ajak Nostalgia ke Era Petualangan Murni
-
35 Kode Redeem FF Max Terbaru 4 Februari: Klaim Diamond, Puma Speedster, dan Efek Jujutsu
-
Registrasi SIM Card Pakai Biometrik, Nasib Pengguna HP Jadul Dipertanyakan