Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara secara resmi meluncurkan program untuk mencetak sumber daya manusia berkualitas di bidang keamanan siber di Gedung Kominfo, Jakarta, Senin (31/1/2017).
Program tersebut merupakan kerja sama sejumlah lembaga seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika, PT Xynexis International, Asosiasi Perguruan Tinggi Ilmu Komputer (APTIKOM), dan Noosc Academy.
Program tersebut nantinya akan menyalurkan sumber daya manusia yang telah diberikan berbagai pelatihan dan keahlian ke industri yang kini semakin banyak membutuhkan para ahli siber.
Menkominfo mengatakan, saat ini sumber daya manusia di bidang keamanan siber belum banyak berkembang. Padahal, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berkembang dengan pesat dan telah merambah banyak dunia industri.
"SDM berkualitas di bidang cyber security ada tapi orangnya itu-itu aja, oleh karenanya membutuhkan SDM sebanyak-banyakny yang mempunyai kualitas di bidang cyber security," kata Rudiantara seperti dikutip Antara.
Menteri menambahkan dalam 2015, jumlah serangan siber di Indonesia mencapai sekitar 28 juta. Pada 2016 diperkirakan lebih sari 28 juta. Untuk itu kebutuhan akan sumber daya manusia yang berkualitas dalam keamanan siber sangat dibutuhkan, seiring dengan perkembangan teknologi digital di semua sektor industri.
Direktur Eksekutif Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer, Solikin mengatakan saat ini terdapat 1.000 perguruan tinggi yang memiliki jurusan informatika dengan 400.000 mahasiswa, 15.000 dosen dan 2.000 program diploma.
Ia mengatakan, hal ini menjadi potensi yang besar untuk menjadikan SDM berkualitas di bidang keamanan teknologi informasi. Untuk itu dengan adanya program teraebut diharapkan para mahasiswa turut serta guna memperoleh berbagai kemampuan menjadi sumber daya yang mumpuni di bidang keamanan siber.
Managing Director Xynexis, Eva Noor mengatakan, dalam program bertajuk "born to control" tersebut, nantinya akan menyeleksi 10.000 orang menjadi 100 orang untuk dimasukan dalam kamp pelatihan selama 14 hari.
Selama 14 hari mereka yang masuk di dalam kamp akan dibekali berbagai keahlian dan keterampilan dalam keamanan siber. Nantinya 100 orang tersebut akan diberikan akses ke industri, tuturnya.
Program tersebut diadakan di 10 kota, Medan, Palembang, Denpasar, Manado, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Malang dan Makassar. Untuk dapat mendaftar program tersebut, menurut dia, dapat mendaftar di laman www.borncontrol.id.
Berita Terkait
-
Cloud Makin Rawan Diretas, ESET Hadirkan Proteksi AI untuk AWS, Azure, dan Google Cloud Gratis
-
Serangan Spyware di Asia Tenggara Naik 18 Persen, Indonesia Jadi Target Utama Hacker
-
Era AI Bawa Tantangan Baru, Banyak Perusahaan Tinggalkan Sistem Keamanan Terfragmentasi
-
Geger! Hacker 15 Tahun Bobol Basis Data Nasional, Pemerintah Prancis Kelimpungan
-
Indonesia Gandeng Teknologi Korea, Perkuat Pertahanan Hadapi Ancaman Siber yang Kian Kompleks
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Terpopuler: Kronologi Kasus Chromebook Nadiem Makarim, Rekomendasi HP Midrange Body Metal
-
22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 14 Mei 2026: Sikat Hadiah 200 Shard Sebelum Reset Server
-
31 Kode Redeem FF Terbaru 14 Mei 2026: Panen Token Gintama dan Skin Angelic
-
5 Cara Menghapus Cache di iPhone agar Ruang Penyimpanan Lebih Lega
-
Nadiem Divonis Berapa Tahun? Begini Kronologi Sederhana Kasus Viral Chromebook
-
XLSMART Catat Pendapatan Tembus Rp11,84 Triliun di Awal 2026, Berkat Integrasi dan Ekspansi 5G
-
TWS Gaming Nubia GT Buds Debut: Desain Futuristik, Baterai Diklaim Tahan 40 Jam
-
Tantang POCO X8 Pro Max dan Xiaomi 17T Series, iQOO 15T Pamer Fitur Ray Tracing
-
15 HP Android Terbaru 2026 dari yang Termurah hingga Flagship, Mana Pilihanmu?
-
iQOO Neo 12 Diprediksi Bawa Chip Terkencang Qualcomm, Harga Bakal Lebih Mahal?