Suara.com - Perusahaan penyedia jasa dan produk internet terkemuka dunia, Google, mengampanyekan pengumpulan dana krisis sebesar 4 juta dolar AS (sekitar Rp53,34 miliar).
Dana tersebut digunakan untuk membantu pegawai Google di seluruh dunia yang terkena dampak kebijakan imigrasi Presiden AS, Donald Trump.
Kampanye pengumpulan dana, seperti dilaporkan Business Insider mengutip USA Today pada, Selasa (31/1/2017), dikumandangkan CEO Google Sundar Pichai. Pichai mengatakan, setidaknya 187 karyawan Google terkena dampak kebijakan imigrasi Trump.
Adapun separuh dari target pengumpulan dana berasal dari kantung perusahaan teknologi asal Negeri Paman Sam ini. Setengahnya lagi bakal berasal dari para Googlers.
Lebih lanjut, dana yang dikumpulkan oleh Google nantinya juga akan diserahkan kepada empat organisasi hak-hak imigran, seperti American Civil Liberties Union, Immigrant Legal Resource Center, International Rescue Committee, dan UNHCR.
Seperti diketahui, pada Jumat pekan lalu waktu AS, Trump menandatangani keputusan presiden kontroversial yang memerintahkan pemeriksaan ekstrem terhadap para pengungsi dan imigran yang masuk ke AS.
Selain itu, Trump juga melarang warga muslim dari tujuh negara memasuki AS, meski orang tersebut mengantongi izin dan visa dari AS. Ketujuh negara tersebut, antara lain Iran, Irak, Libya, Somalia, Sudan, Suriah, dan Yaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!