Tekno / Internet
Jum'at, 03 Maret 2017 | 11:59 WIB
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Penelitian baru dari University of Vermont's Computational Story Lab menunjukkan bahwa jumlah kalori orang di seluruh dunia yang telah dibakar bisa dilihat dari cuitan mereka di Twitter.

Cuitan kalori dapat dihitung dengan sebuah alat online yang diberi nama 'Lexicocalorimeter'. Program tersebut mengumpulkan jutaan cuitan dengan tanda pagar dan menggunakan kata-kata makanan seperti 'es krim' dan 'apel' juga aktifitas seperti 'menonton tv' atau 'ski'.

Dalam studi tersebut peneliti mengumpulkan kata-kata atau data yang memiliki konten kalori dalam makanan dan rata-rata kalori yang dibakar karena aktifitas. Semua data tersebut kemudian dipisahkan dalam dua grup yaitu 'caloric input' dan 'caloric output.'

"Ini dapat menjadi alat kesehatan publik yang berpengaruh," ungkap Peter Dodds seorang peneliti dari University of Vermont (UVM) yang juga memimpin penemuan Lexicocalorimeter seperti dilansir Mashable.
 
Alhasil, data tersebut telah menuntun pada kesimpulan menarik tentang kondisi kesehatan di Amerika Serikat. Misalnya, Vermont suka bacon. Tulisan tersebut menaikkan suatu daerah dalam list tinggi kalori.

"Kita suka bercuit tentang bacon," tulis Chris Danforth seorang peneliti dari UVM dalam pres rilisnya.

New Jersey membakar lebih sedikit kalori daripada negara bagian lain di Amerika Serikat, yaitu dibawah rata-rata dengan hitungan kata seperti 'lari' yang hanya lebih tinggi sedikit dari 'baru saja memotong kuku' yang merupakan aktifitas ringan.

Secara keseluruhan, informasi ini dapat membantu pembuat kebijakan mengerti secara lebih baik tentang kondisi kesehatan di Amerika, meski tentu saja hitungan ini tidak sempurna. Mengapa? Karena Cuitan juga dapat mengandung bahasa tentang aktifitas yang sebenarnya tidak dilakukan dan makanan yang tidak dimakan oleh pemilik akun Twitter.

Inilah mengapa para peneliti mengatakan penghitungan kalori secara umum adalah "tidak bermakna sebagai angka absolut, melainkan memiliki kekuatan untuk perbandingan."


Load More