Suara.com - Pemeritah di seluruh dunia sedang risau dengan perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), yang diperkirakan akan banyak digunakan oleh swasta untuk menggantikan tenaga kerja manusia.
Tetapi Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, justru mendapati teknologi kecerdasan buatan sebagai jalan keluar bagi salah satu masalah pelik di negaranya.
Berbicara dalam sebuah konferensi di pameran teknologi CeBIT, di Hannover, Jerman, Minggu (19/3/2017), Abe mengatakan bahwa teknologi kecerdasan bisa menolong Jepang yang kini sedang galau akibat ancaman krisis tenaga kerja, akibat rendahnya pertumbuhan penduduk.
"Mesin-mesin yang dilengkapi dengan teknologi AI atau mesin robotik kini tak hanya melakukan fungsi sederhana, mesin masa depan akan digunakan untuk mengatasi banyak tantangan," kata Abe.
"Jepang sama sekali tak gentar akan AI. Apakah mesin akan mengambil alih pekerjaan? Jepang tak mengenal kerisauan semacam itu. Jepang berambisi menjadi yang pertama yang membuktikan bahwa tak ada yang mustahil dalam inovasi, bahkan ketika populasi semakin berkurang," jelas Abe.
Teknologi robot berotak AI memang pesat dikembangkan di Jepang. Beberapa perusahaan besar Jepang, seperti SoftBank, sudah meluncurkan dan menggunakan robot dalam layanannya, termasuk sebagai penerima tamu di hotel.
Jepang sendiri sedang terancam krisis tenaga kerja, karena rendahnya angka kelahiran. Berdasarkan laporan pada 2016 lalu, jumlah penduduk yang meninggal malah lebih banyak ketimbang jumlah anak-anak yang lahir. Sebagian besar populasi Jepang juga akan memasuki usia pensiun dalam beberapa tahun mendatang.
Berita Terkait
-
Perusahaan Sekuritas Mulai Masuk Ranah Pendidikan
-
Microchip: AI Generatif Mulai Bergeser dari Cloud ke Perangkat Edge
-
AS Bayar AI Rp1,6 Triliun untuk Berburu Ranjau Iran di Selat Hormuz
-
AS Teken Kontrak Rahasia dengan 7 Raksasa AI, Era Perang Tanpa Manusia Dimulai?
-
65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
40 Kode Redeem FC Mobile Aktif 5 Mei 2026, Hadiah Pemain MLS hingga Gems Gratis
-
71 Kode Redeem FF Max Terbaru 5 Mei 2026: Raih Item Gintama dan Gloo Wall Gratis
-
5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
-
Bank of America Sarankan Harga GTA 6 Agar Lebih Mahal, Apa Alasannya?
-
Lolos Sertifikasi FCC dan Postel Komdigi, Xiaomi Siapkan 2 Tablet Murah Terbaru
-
6 HP dengan Kamera Zoom Terbaik 2026, Foto Jarak Jauh Tetap Tajam
-
Motorola Edge 70 Pro Plus Segera Debut, Diprediksi Bawa RAM 16 GB
-
10 HP Terlaris Global Q1 2026: iPhone 17 Memimpin, Samsung Ungguli Xiaomi
-
4 HP Honor RAM 12 GB 5G Terbaru, Performa Gahar Mulai Rp3 Jutaan
-
Makin Murah, Game AAA Star Wars Ini Diskon hingga 75 Persen di Steam