Bisnis / Keuangan
Selasa, 05 Mei 2026 | 16:56 WIB
Ilustrasi BNI Sekuritas mulai masuk ranah pendidikan.
Baca 10 detik
  • BNI Sekuritas meluncurkan program pelatihan teknologi AI dan coding bagi guru di Jakarta pada 5 Mei 2026.
  • Program kolaborasi dengan Yayasan Emmanuel ini bertujuan meningkatkan kompetensi digital tenaga pendidik di enam sekolah negeri terpilih.
  • Inisiatif pendidikan ini menargetkan pengembangan kualitas belajar bagi 1.900 siswa agar lebih siap menghadapi tantangan masa depan.

Suara.com - PT BNI Sekuritas mulai masuk ranah pendidikan sebagai bagian dari investasi jangka panjang. Salah satunya, dengan mengenalkan kecerdasan buatan (AI) di lingkungan sekolah.

Program ini dilakukan dengan menggandeng Yayasan Emmanuel dalam program Technology Integration in Education Programme (TIEP), di mana memberikan pelatihan teknis bagi pimpinan sekolah dan guru untuk menghadapi implementasi pembelajaran berbasis deep learning, coding, dan AI.

SVP Finance & Strategy BNI Sekuritas, Nicodemus F Aphtioman, mengatakan perusahaan memandang pendidikan sebagai investasi yang paling penting dibandingkan aspek lainnya.

"Sebagai perusahaan di industri keuangan, kami sehari-hari berhadapan dengan data, analitik, dan pengambilan keputusan berbasis teknologi. Kami meyakini bahwa investasi terbaik yang dapat dilakukan perusahaan adalah investasi pada generasi penerus bangsa dan pendidikan di Indonesia," ujarnya di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Ilustrasi Teknologi Kecerdasan Buatan. (Pixabay/tungnguyen0905)

Ia menambahkan, melalui program TIEP, BNI Sekuritas berkolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari Yayasan Emmanuel, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta hingga sekolah-sekolah terkemuka seperti Jakarta Intercultural School, Mentari Intercultural School, dan Beacon Academy.

"Melalui Technology Integration in Education Programme (TIEP), BNI Sekuritas berkolaborasi dengan Yayasan Emmanuel, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, serta sekolah-sekolah terkemuka seperti JIS, Mentari Intercultural School, dan Beacon Academy untuk membekali para guru di sekolah negeri dengan kemampuan mengintegrasikan teknologi, coding, dan AI ke dalam proses pembelajaran," imbuhnya.

Program ini melibatkan sedikitnya 60 guru dan kepala sekolah dari enam sekolah negeri di Jakarta. Inisiatif tersebut diperkirakan memberikan dampak kepada sekitar 1.900 siswa dari SDN Gambir 01, SLB Ulaka Penca, SDN Cempaka Baru 07, SDN Kedaung Kaliangke 03, SDN Srengseng Sawah 07, dan SDN Kembangan Utara 07.

Tak hanya di sektor pendidikan, BNI Sekuritas juga menjalankan berbagai program sosial lainnya. Pada awal 2026, perusahaan turut mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, BNI Sekuritas berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan nasional berbasis pendidikan.

Baca Juga: Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI Berdiri, BI Tunjuk Biang Keroknya

Load More