Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan kemajuan teknologi yang pesat saat ini harus dimanfaatkan secara positif untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Kemajuan teknologi yang sangat cepat membuat kita dihadapkan pada dua sisi mata uang. Ada sisi positif dan ada sisi negatif. Ada orang belajar merakit senjata dan bom via internet, ada yang memanfaatkan untuk prostitusi online. Ini adalah contoh yang negatif. Padahal masih banyak cara positif memanfaatkan kemajuan teknologi," papar Mensos dihadapan warga Muslimat NU di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu ( 8/4/2017).
Khofifah mengungkapkan manfaat teknologi dalam perkembangan kehidupan sehari hari sangat banyak. Terutama untuk pendidikan, industri, bisnis, organisasi, bahkan dalam konteks membangun bangsa dan negara.
Ia menyontohkan Kementerian Sosial telah memanfaatkan teknologi untuk penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) secara non tunai dengan memanfaatkan teknologi perbankan. Pada Maret lalu, Presiden juga meluncurkan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang memungkinkan penerima bantuan sosial membeli bahan pokok menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di e-Warung Gotong Royong.
"Bayangkan kalau kita mau berpikir dan bertindak positif memanfaatkan teknologi untuk kemajuan bangsa ini. Semakin banyak masyarakat yang akan tertolong dan terangkat kondisi ekonominya," ujar Khofifah antusias.
Perempuan nomor satu di Muslimat NU ini menyemangati ibu-ibu Muslimat untuk perperan memanfaatkan kemajuan teknologi, misalnya dalam bidang organisasi. Sekarang rapat-rapat dapat dilakukan jarak jauh karena sudah terkoneksi dalam grup whatsaap di gawai masing-masing. Informasi terbaru tentang kegiatan organisasi atau dakwah juga dapat disampaikan dengan secepatnya melalui beragam aplikasi pesan.
"Maka sekarang pilihannya kembali kepada kita sendiri. Apakah akan membiarkan diri kita menjadi korban kemajuan teknologi atau menjadi pelaku perubahan dengan memanfaatkannya secara positif," tambah Khofifah.
Dihadapan sekitar 3000 ibu-ibu Muslimat NU yang hadir dalam rangka HUT ke - 71 Muslimat NU Kabupaten Pasuruan, dengan mengambil tema : Satukan langkah membangun negeri menjaga NKRI, Khofifah berpesan agar anak-anak juga senantiasa dipantau. Generasi penerus bangsa ini harus dikawal dengan sungguh--sungguh dan dibimbing agar pesatnya perubahan zaman dan perkembangan teknologi makin memperkuat kecintaan mereka terhadap NKRI.
Baca Juga: Mensos Berjanji Lindungi Suku Mante di Aceh
"Ajarkan anak-anak mengenal Al Quran, mengenalkan doa sebelum beraktifitas, membangun kebiasaan dan perilaku terpuji. Membangun akhlak yang terpuji. Maka dengan benteng yang kokoh ini, diharapkan sekuat apapun terpaan perubahan zaman Insya Allah anak-anak mampu melewatinya dengan baik," demikian Khofifah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?