Suara.com - Jepang berhasil mengembangkan peranti lunak untuk sistem kepintaran artifisial (artificial intelligence/AI) yang bisa mendeteksi keberadaan berbagai jenis gas beracun di lingkungan sekitar.
Kepintaran buatan tersebut, menurut Nikkei Asian Review pada akhir pekan kemarin, memiliki keakuratan hingga 90 persen. Tingkat keakuratan ini lebih tinggi dari keakuratan tenaga manusia hingga lebih dari 30 persen.
Adapun peranti lunak itu dikembangkan oleh korporasi teknologi asal Jepang bernama JSOL. JSOL tidak bekerja sendiri, melainkan menggandeng National Research Institute of Police Science (NRIPS), serta Riken Keiki.
NRIPS sudah berpengalaman menangani kasus-kasus gas beracun. Riken Keiki, di sisi lain, nantinya bertugas memproduksi perangkat kerasnya.
Jepang berniat menggunakan kepintaran artifisial tersebut untuk mencegah penularan wabah penyakit di rumah sakit dan sekolah yang bisa disebabkan oleh gas beracun serta virus.
Kepintaran buatan ini akan ditanamkan di dalam sebuah perangkat keras. Kemungkinan, 'sensor' gas beracun tersebut baru bisa diproduksi massal dan dijual pada 2020.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!
-
Deretan Fitur Ugreen EchoBuds Magic, Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya
-
Asus TUF Gaming F16 dan A16 Resmi Pakai RTX 50-Series, Tangguh Berstandar Militer
-
Tablet Apa yang Cocok untuk Pelajar? 5 Pilihan Tab Rp1 Jutaan dengan Spek Dewa dan Baterai Badak
-
India 'Buang Muka' dari Sawit Indonesia, Harga Referensi CPO Juni 2026 Terkoreksi 1,91 Persen
-
Redmi Headphones Neo Lolos Sertifikasi Komdigi, Usung Hi-Res dan Baterai Tahan Lama
-
Hacker Gunakan Kode QR Teks untuk Kelabuhi Email Security, Ini Cara Kerjanya
-
Gunakan Snapdragon X2, Baterai Acer Swift Spin 14 AI Diklaim Tahan Seharian
-
Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
-
Daftar 40 HP Xiaomi yang Sudah Dapat HyperOS 3.1, Cek Apakah Ponsel Anda Masuk?