Suara.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi penyaluran bantuan subsidi beras sejahtera di Jambi. Capaian sampai 100 persen pada 2016.
"Rastra tersalurkan dengan baik, tanpa tunggakan. Ini berarti penyalurannya tepat waktu. Ini patut dicontoh pemda lainnya, sebab kebutuhan masyarakat terhadap pangan tidak bisa ditunda-tunda. Salurkan segera," kata Mensos pada saat penyerahan rastra untuk keluarga penerima manfaat di Kecamatan Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi.
Meski demikian, Mensos berpesan agar dalam penyalurannya tidak hanya tepat waktu. Namun juga kualitasnya terjaga.
"Apa masih ada yang menerima beras yang kekuningan? Atau berasnya berjamur? Mudah-mudahan tidak ada lagi ibu-ibu yang terima beras rusak ya," tanya Mensos kepada penerima rastra.
Berdasarkan data Bulog Divre Jambi, di Provinsi Jambi pada tahun 2016 tersalur 100 persen atau sebanyak 29.300.220 kg dengan rumah tangga sasaran penerima manfaat sebanyak 162.779 RTSPM. Khusus di Kabupaten Batang Hari, rastra tersalurkan 100 persen sebesar 2.437.380 kg kepada 13.541 RTSPM.
Di tempat yang sama, Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli dalam sambutannya mengatakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memotivasi pemkab/pemkot dalam penyaluran rastra, pihaknya memberikan Penghargaan Rastra Award.
"Ini merupakan wujud apresiasi kepada kabupaten/kota yang telah melaksanakan program rastra dengan baik. Kabupaten Batang Hari salah satunya yang berhasil meraih penghargaan tersebut," jelasnya.
Bantuan Pangan
Sementara itu Mensos mengatakan sesuai arahan Presiden Joko Widodo agar bantuan sosial diberikan dalam bentuk nontunai, maka program subsidi rastra secara bertahap akan dialihkan menjadi progran bantuan pangan.
Dikatakan pada tahun 2017 sebanyak 8 persen bantuan pangan mulai disalurkan, sementara 92 persen masih dalam bentuk rastra.
Bantuan Pangan Nontunai kini telah menjangkau 45 Kota dan 6 Kabupaten dan Program Subsidi Rastra menjangkau 463 kabupaten/kota.
Program subsidi rastra dan bantuan pangan memiliki perbedaan yakni dalam Program Subsidi Rastra, penerima manfaat harus membayar uang tebus Rp1.600 perkilo dan setiap bulan mendapatkan 15 kg beras. Sementara untuk bantuan pangan nontunai, keluarga penerima manfaat diberi bantuan pangan setiap bulan sebesar Rp110.000 yang harus dibelanjakan dalam bentuk beras atau pangan lainnya.
"Bantuan pangan sebesar Rp110 ribu per bulan itu dapat dibelanjakan beras baik jenis premium, medium ataupun super. Mereka pilih beras dan telur, tepung atau gula juga bisa. Jadi memang bantuan pangan memiliki fleksibilitas bagi penerimanya untuk menentukan pilihan," tutup Mensos.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Sukses Bersama BRI, BRILink Agen Kursumawati Konsisten Layani Warga Sampai Menangkan Grand Prize
-
5 Varian Sheet Mask Becoming B5 dengan Kandungan Panthenol, Bikin Wajah Auto Glowing dan Kenyal
-
Bisakah Sampah Plastik Diubah Menjadi Hidrogen? Peneliti Kembangkan Metode Tanpa Perlu Pemilahan
-
Sunscreen Matte Finish Cocok untuk Kulit Apa? Ini 3 Pilihan yang Banyak Dipuji Pengguna
-
Beli Properti Kini Lebih Mudah Berkat Skema Bunga Fleksibel BRI KPR Solusi
-
BRILink Agen Jadi Motor Literasi Keuangan, Kisah Inspiratif Kursumawati Bersama BRI
-
KPK Belum Tutup Pintu, Dugaan Keterlibatan Raja Juli di Kasus Kuansing Masih Didalami
-
Standar Ganda Idol K-Pop : Kenapa Idol Laki-Laki Lebih Mudah Dimaafkan?
-
Telkomsel Hadirkan Halo Optima, Nikmati Kuota Hingga 300 GB dan Beragam Hiburan Premium
-
Bukan Manja, Ini Alasan Anak Muda Terjebak Doom Spending