Suara.com - Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital edisi kedua resmi dibuka di Jakarta. Program yang digagas oleh Kibar ini diawali dengan tahapan ignition untuk membakar semangat peserta.
Untuk diketahui, Ignition adalah sesi seminar yang bertujuan untuk menanamkan pola pikir kewirausahaan bagi mereka yang mau memberikan solusi atas berbagai masalah yang dihadapi banyak orang.
Dalam pidato pembukaannya, Lis Sutijati selaku Staf Khusus Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengatakan gerakan ini sangat penting untung mencapai tujuan pemerintah menjadi negara ekonomi digital terbesar di ASEAN di 2020.
"Kami sangat senang dengan adanya gerakan ini karena selaras dengan misi pemerintah di 2020. Untuk mewujudkan impian negara ekonomi digital, semua pihak harus membantu, tak hanya pemerintah," ujarnya di Jakarta, Sabtu (22/4/2017).
Lis juga mengingatkan kepada para peserta memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan ini untuk bekerja dari para mentor yang rela meluangkan waktunya untuk mengajar.
Sementara itu, Chief Executive Kibar Yansen Kamto menjelaskan bahwa kegelisahan dirinya atas kondisi Indonesia menjadi alasan utama di balik gerakan ini. Menurutnya, Indonesia telah lama menjadi pasar ketimbang pencipta produk.
"Muak gak sih jadi jajahan asing terus, kita punya banyak generasi muda. Sayangnya, belum semua termanfaatkan," ujarnya.
"Di 2025, nilai ekonomi digital mencapai USD 81 miliar di Indonesia. Cuman uang sebanyak itu bakal lari ke asing atau masyarakat?" lanjutnya.
Dengan membawa konsep yang berbeda dari ignition sebelumnya, ignition di Jakarta menghadirkan berbagai pembicara yang merupakan ahli di bidang startup digital, teknologi, travel, Dan fintech.
Setelah Jakarta, gerakan ini akan memulai edisi keduanya di Surabaya. Di Kota Pahlawan itu program Ignition akan dimulai pada 29 April. Sementara itu Yogyakarta akan menjadi kota ketiga.
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Game Zombie State of Decay 3 Bangkit Lagi, Fase Uji Coba Segera Dibuka
-
Redmi G25 2026 Resmi Debut, Monitor Gaming Termurah dengan Refresh Rate 300 Hz
-
7 Rekomendasi HP Memori 256 GB Terbaru April 2026: Harga Terjangkau, Chipset Ngebut!
-
63 Kode Redeem FF Max Terbaru 5 April 2026: Ada Scar Shadow, Diamond, dan Bundel Funny
-
Film Super Mario Galaxy Hadirkan Hadiah Digital, Bawa Ponsel untuk Klaim
-
Sampah Antariksa Dikira Rudal dan Meteor di Lampung, Roket China CZ-3B Punya Misi Apa?
-
5 HP Android Bebas Iklan Terbaik di April 2026, Pengalaman Lebih Smooth
-
5 Rekomendasi HP Murah Tanpa Iklan, Mulai dari Rp1 Jutaan
-
Game Ninja Turtles Empire City Segera Debut, Padukan Fitur Canggih di Platform VR
-
Duel Performa Poco X8 Pro vs X8 Pro Max, Mana yang Paling Worth It untuk Gaming?