- PT ASIX Indonesia Cerdas menjalin kerja sama dengan Promethean EDXIS untuk mempercepat transformasi digital pendidikan di Indonesia melalui teknologi AI.
- Kolaborasi ini menghadirkan sistem smartboard interaktif yang terintegrasi dengan perangkat digital serta fitur keamanan canggih untuk melindungi aktivitas siswa.
- Solusi tersebut menyediakan ekosistem pembelajaran modern yang mendukung pengelolaan perangkat, akses materi offline, serta peningkatan kapasitas kompetensi guru sekolah.
Suara.com - Teknologi Artificial Intelligence (AI) kini semakin serius masuk ke dunia pendidikan Indonesia.
Melalui penerapan smart classroom dan smartboard interaktif, sekolah-sekolah mulai didorong menuju sistem pembelajaran digital yang lebih modern, kolaboratif, dan aman bagi guru maupun siswa.
Kesempatan ini pun langsung dilirik PT ASIX Indonesia Cerdas (ASIX) dengab resmi menggandeng Promethean EDXIS untuk mempercepat digitalisasi pendidikan di Indonesia.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menghadirkan sistem pembelajaran digital modern yang lebih inklusif, aman, dan mudah diakses oleh sekolah-sekolah di berbagai daerah di Indonesia.
Melalui kerja sama ini, keduanya akan menghadirkan solusi educational smartboard yang telah dibekali teknologi AI dan mendukung integrasi dengan berbagai perangkat digital seperti tablet hingga laptop siswa.
Tak hanya menghadirkan papan pintar interaktif, solusi tersebut juga dilengkapi fitur Student Safe Security yang dirancang untuk meningkatkan keamanan penggunaan perangkat digital di lingkungan pendidikan.
Teknologi ini mencakup perlindungan perangkat dari air dan benturan, sekaligus sistem pemantauan aktivitas digital untuk mendeteksi perilaku abnormal saat proses belajar berlangsung.
Selain itu, ekosistem pembelajaran digital yang dibawa Promethean EDXIS juga mencakup berbagai platform pendukung.
Mulai dari Explain Everything Software untuk kolaborasi dan whiteboard digital, sistem Mobile Device Management (MDM) untuk pengelolaan perangkat terpusat, hingga Microcloud Server yang memungkinkan akses materi pembelajaran secara offline.
Baca Juga: Asus ROG Siapkan Laptop Gaming AI Terbaru di Indonesia, Ada Zephyrus Duo Dual Screen dan RTX 5090
Solusi tersebut turut diperkuat dengan fitur Real-Time Dashboards dan Integrated Teacher Enablement Suite guna membantu sekolah dalam implementasi, pemantauan, hingga peningkatan kapasitas guru dalam memanfaatkan teknologi digital di kelas.
Menariknya, sistem keamanan siber yang disematkan dalam platform ini juga mampu membantu sekolah mendeteksi aktivitas digital berisiko, termasuk pencarian terkait kekerasan, perundungan, self-harm, hingga ancaman keselamatan lainnya.
Dengan begitu, pihak sekolah dapat melakukan tindakan lebih cepat demi menciptakan lingkungan belajar digital yang lebih aman.
CEO dan Presiden Direktur PT ASIX Indonesia Cerdas, Andrie Tjioe, mengatakan kerja sama ini menjadi langkah penting perusahaan dalam memperkuat solusi AI Education di Indonesia.
“Kerja sama dengan Promethean EDXIS menjadi salah satu langkah ASIX dalam memperkuat pilar solusi kami, AI Education, yaitu menghadirkan teknologi yang dapat mendukung transformasi pembelajaran di Indonesia," katanya dalam keterangan resminya, Jumat (22/5/2026).
Dirinya percaya bahwa pemanfaatan AI di sektor pendidikan tidak hanya harus mampu menghadirkan perangkat digital, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi guru dan siswa.
Promethean EDXIS sendiri dikenal sebagai perusahaan teknologi pendidikan global yang telah digunakan lebih dari 150 juta pengguna di lebih dari 190 negara dan wilayah. Teknologi mereka juga telah diterapkan di lebih dari 2 juta ruang kelas di seluruh dunia.
Ke depan, ASIX akan terus memperluas implementasi Smart Classroom secara bertahap di berbagai sekolah di Indonesia.
Berita Terkait
-
Telkomsel Catat Laba Rp19,7 Triliun di 2025, Fokus Perkuat AI dan Ekosistem Digital Indonesia
-
AMD Ryzen AI 400 Series Resmi Meluncur, Prosesor Laptop AI Copilot+ Makin Kencang
-
Teknologi LiDAR 4D Terbaru Diklaim Tingkatkan Akurasi Robot dan Kendaraan Otonom
-
Deepfake dan Phishing AI Mengancam Perbankan, Industri Diminta Waspada
-
HP Flagship Sony Xperia 1 VIII Viral Pamer Kamera AI, Malah Jadi Bahan Meme
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Chipset Huawei MatePad Pro Max Terungkap: SoC Flagship, Tantang iPad Pro
-
MacBook Pro Layar OLED Segera Masuk Produksi Massal, Pakai Chip Apple Anyar
-
Garangnya Spesifikasi Realme 16T: Baterai Jumbo 8.000 mAh, Kameranya Sony IMX852 50 MP!
-
7 Laptop Terbaik Pesaing MacBook Neo 2026: Prosesor Kencang, RAM 16 GB
-
5 Cara Unggah Video TikTok Tidak Pecah dan HD untuk Penjual Online, Bikin Penonton Tertarik
-
MacBook Neo Resmi Hadir di Indonesia, Laptop Apple Warna-warni Ini Dibanderol Mulai Rp10 Jutaan
-
Harga Xiaomi 17 Max Rp11 Jutaan, Bawa Kamera Leica 200 MP dan Layar SuperPixel 2K
-
Rilis Akhir Mei, Honor Win Turbo Usung Baterai 10.000 mAh dengan RAM 16 GB
-
Take-Two Buka Suara, Peluncuran GTA 6 Tak akan Alami Penundaan Lagi
-
Lenovo IdeaPad Slim 3i 2026: Dukung RAM 32 GB, Intel Wildcat Lake, dan Layar 17 Inci