Suara.com - Jelang Ramadhan, Advan G1 mengenalkan fitur Panduan Muslim. Smartphone ini memungkinkan diisi berbagai konten sesuai dengan preferensi penggunanya, termasuk dalam kaitan beribadah.
Di toko aplikasi Google Play Store, saat ini terdapat beragam aplikasi mendukung kebutuhan tersebut. Misalnya agar sholat tepat waktu, terdapat aplikasi jadwal sholat. Kemudian untuk membaca Qur’an, terdapat aplikasi Qur’an digital, dan sebagainya.
"Hal ini juga yang mendasari kami untuk mengembangkan aplikasi Panduan Muslim pada Advan G1 agar umat Islam di Indonesia, semakin mudah dalam beribadah dengan memanfaatkan smartphone,” kata Tjandra Lianto, Direktur Marketing Advan melalui keterangan resminya.
Dia menjelaskan, berbeda dengan aplikasi Islami lainnya yang harus menginstall terlebih dahulu dari Play Store, Panduan Muslim yang dikembangkan Advan G1, telah menjadi fitur built-in di dalam sistem operasi IDOS 6.1.2 (Indonesian Operating System) atau yang lebih baru.
Sistem operasi custom berbasis Android Marshmallow tersebut bisa dicoba pada smartphone terbaru Advan G1. Di smartphone tersebut, pengguna bisa langsung menjalankan aplikasi Panduan Muslim dari home screen.
“Dalam mengembangkan IDOS dan Advan G1, kami benar-benar merancang khusus sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia," ujarnya.
Tjandra menjelaskan, salah satunya adalah fitur Panduan Muslim yang menampilkan AlQuran, Asmaul Husna, Petunjuk arah kiblat, jadwal sholat, kalender muslim, restoran halal. Ada pun 6 fitur utama dalam Panduan Muslim:
1. Al-Qur’an
Aplikasi wajib bagi yang ingin membaca Al-Qur’an secara digital di mana saja dan kapan saja. Lengkap dengan terjemahannya yang bisa diunduh.
Ada juga audionya dengan pilihan murottal yang lengkap dari pembaca Qur’an (qari) terkemuka. Anda bisa menandai ayat-ayat favorit dengan mem-bookmark dan mengetahui posisi terakhir dibaca. Anda juga bisa copy ayat serta share ke media sosial.
2. Arah Kiblat
Jika sedang berada di suatu tempat asing dan ingin sholat, fitur Arah Kiblat ini bisa membantu untuk mengetahui arah kiblat dengan cepat.
Agar hasil lebih akurat, pastikan handphone dalam posisi terlentang sejajar dan menjauhkan dari benda logam atau magnet yang dapat mengganggu pendeteksian arah.
3. Sholat
Fitur Jadwal Sholat ini, berguna mengingatkan pengguna pada saat tiba waktunya sholat. Aplikasi inipun sudah disesuaikan dengan tempat pengguna berada berdasarkan informasi GPS.
4. Lokasi Terdekat
Fitur ini menampilkan point of interest (POI) untuk mencari lokasi terdekat sesuai kebutuhan umat Islam. Secara default, yang ditampilkan adalah masjid terdekat dengan lokasi pengguna.
Baca Juga: Advan G1 Hadir Berikan Proteksi bagi si Doyan Belanja
Selain itu, bisa memilih opsi restoran halal dan toko terdekat dengan memilih menu di kanan atas. Setelah lokasi tertentu sudah dipilih, maka secara otomatis akan membuka aplikasi Google Maps dan mengarahkan rute ke lokasi tersebut.
5. Kalender
Fitur ini menampilkan kalender hijriah dengan menampilkan hari peringatan umat Islam. Tampilan utamanya memang menampilkan kalender umum (masehi), namun kita bisa melihat menu untuk mengetahui bulan dan tanggal berapa saat ini sesuai kalender hijriah.
6. Asmaul Husna
Menu ini menampilkan 99 Nama Allah atau yang lebih dikenal dengan Asmaul Husna. Selain bahasa Arab, juga disertai dengan bahasa latin dan terjemahan dalam bahasa Indonesia untuk memudahkan Anda menghafalnya.
"Keenam fitur tersebut sangat membantu bagi mereka yang beragama Islam untuk mendukung aktivitas sehari-hari, terutama ketika menjalankan ibadah di bulan Ramadhan,” tutup Tjandra.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan
-
Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama