Suara.com - Pendiri sekaligus bos besar Facebook, Mark Zuckerberg, akhirnya bisa mendapatkan gelar dari Harvard University, setelah 12 tahun silam dropout (DO) alias dikeluarkan dari universitas bergengsi tersebut.
Namun, seperti dilansir The Washington Post, Kamis (25/5/2017), Zuckerberg tidak benar-benar harus kembali ke bangku kuliah agar mendapatkan gelar tersebut.
Sebab, Zuckerberg hanya menerima gelar sarjana kehormatan dari Harvard. Pada hari yang sama, ia juga diminta memberikan pidato kepada wisudawan universitas tesebut.
Zuckerberg tampaknya merasa sangat bersalah kepada kedua orangtuanya, karena dikeluarkan oleh Harvard 12 tahun silam.
Karenanya, ia turut mengundang ayah dan ibunya dalam proses penyerahan gelar tersebut. Setelahnya, ia mengunggah foto bersama kedua orangtuanya sembari memegang ijazah Harvard.
"Ibu, aku selalu mengatakan kepadamu, aku akan kembali dan membawa gelar kesarjanaanku," tulis Zuckerberg, sebagai keterangan foto yang diunggah ke akun Facebook—yang benar-benar miliknya.
.
Sementara dalam pidatonya, Zuckerberg mewanti-wanti para pulusan agar memunyai ambisi membangun proek-proyek teknologi baru sehingga bersumbangsih pada masyarakat.
Baca Juga: Mark Zuckerberg Buka-bukaan Soal Masa Remajanya
"Sebab, perkembangan teknologi kini sudah banyak mengambilalih pekerjaan yang sebelumnya dikerjakan oleh manusia. Karenanya, harus ada proyek ambisius baru dari manusia," tegasnya.
Washington Post mencatat, Zuckerberg yang kekinian masih berusia 33 tahun adalah orang termuda yang mendapat kehormatan memberikan pidato di hadapan ribuan wisudawan Harvard.
Untuk diketahui, meski dikeluarkan oleh universitas prestisius di dunia tersebut, Zuckerberg 12 tahun lalu bisa membuktikan dirinya mampu sukses mencetak sejarah gemilang dalam sejarah manusia.
Pada tahun 2010, nama Zuckerberg masuk dalam daftar 100 orang paling berpengaruh dalam masa teknologi informasi. Kekinian, Ia tercatat sebagai orang terkaya kelima sejagat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan