Suara.com - Amerika Serikat mengembalikan artefak yang dicuri dari Italia, setidaknya bernilai 90.000 dolar AS atau sekitar Rp11 miliar. Para pejabat setempat mengungkapkan bahwa artefak itu berasal dari abad ke-8 SM, namun dijarah dan diperdagangkan ke luar negeri.
Dari bagian artefak itu, terdapat sapi perunggu Sardinia dan perunggu perenang Sardinia dari abad ke-8 SM, perunggu Heracles Yunani dari abad ke-3 atau 4 SM dan cangkir minum abad ke-4 SM yang bergambar dua kepala kambing.
Ada juga sebuah kendi anggur yang dihiasi dengan gambar domba jantan dan kumbang bertanggal 650 SM, labu minyak 340 SM bergambar seorang lelaki memegang sepiring buah dan serupa dengan seorang lelaki memegang kecapi, tertera berasal dari tahun 430 SM.
Enam dari item tersebut diambil dari galeri Manhattan pada bulan April lalu, sebagai bagian dari investigasi yang sedang berlangsung terhadap perdagangan barang antik internasional. Menurut pejabat setempat AS, benda ketujuh itu diambil dari galeri berbeda di bagian lain Midtown Manhattan.
Benda-benda antik itu dicuri pada tahun 1990-an dari lokasi pemakaman dan tempat-tempat penting arkeologi di Italia, kemudian diselundupkan ke luar negeri.
Sedangkan New York terkenal sebagai pusat budaya dan perputara keuangan di Amerika, sekaligus pusat utama pasar seni internasional yang dilengkapi dengan beragam galeri dan rumah lelang.
"Galeri seni, rumah lelang, institusi akademik dan kolektor, harus waspada dalam mengenali dan mengidentifikasi tanda-tanda pencurian dan perdagangan manusia," kata pengacara distrik Manhattan Cyrus Vance.
Konsul jenderal Italia di New York, Francesco Genuardi, menyambut kembalinya apa yang dia sebut tujuh benda berharga dan menakjubkan. Artefak yang kembali akan dipajang di museum. [Al Arabiya]
Baca Juga: ISIS Jual Artefak Kuno Irak ke Pasar Gelap
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah