Suara.com - Tiga artefak, yang terkait dengan penyergapan dan pembunuhan Osama bin Laden tiga tahun silam, dipamerkan di National September 11 Memorial & Museum pada Minggu (8/9/2014).
Benda-benda, yang dipamerkan jelang peringatakan 13 tahun serangan atas menara kembar WTC di New York dan Washington, itu adalah sebuah seragam milik salah satu anggota Navy SEAL yang terlibat dalam penyergapan Osama, sebuah batu bata dari lokasi persembunyian Osama di Pakistan, dan sebuah koin yang didonasikan oleh seorang agen CIA yang berjasa melacak dan mencari pemimpin Al Qaeda itu.
"Pameran ini tidak saja menggambarkan sebuah saat menentukan dalam sejarah Amerika, tetapi juga memberikan kesempatan bagi jutaan pengunjung untuk mengenali keberanian luar biasa dari mereka yang sudah berkorban banyak bagi negeri ini," kata Joe Daniels, presiden museum tersebut.
Pasukan AS membunuh Osama pada Mei 2011 dalam sebuah serangan di Abbottabad, Pakistan, mengakhiri pencarian yang ketika itu telah memakan waktu selama 10 tahun.
Selain tiga artefak tadi, dalam pameran itu juda disajikan beberapa foto dari lokasi penyergapan Osama.
Adapun agen CIA yang mendonasikan koin dikenal hanya dengan nama samaran "Maya". Pada koin itu terukir tanggal berlangsungnya serangan atas Osama dan di sisi yang lain bergambar tanda X berwarna merah. Tanda itu melambangkan bahwa salah satu target kunci yang bertanggung jawab atas serangan 11 September 2001 sudah dibunuh.
Sejak dibuka pada Mei 2014, Museum 9/11 sudah dikunjungi oleh 900.000 orang. Sementara monumen Memorial yang dibangun untuk mengenang para korban serangan 11 September sudah dikunjungi oleh lebih dari 15 juta orang sejak dibuka pada 11 September 2011. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Survei Global: Warga Amerika Serikat Khawatir dan Stres dengan Keputusan Donald Trump
-
Breakingnews! Donald Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz dan Laut Iran
-
Anggota DPRD DKI: Pengamen Ondel-Ondel Bukan Warga Jakarta Asli, Harus Diedukasi
-
Prabowo Diisukan Teken Perjanjian Militer, Pesawat AS Bebas Melintas di Indonesia
-
Panas! Donald Trump Perintahkan Angkatan Laut AS Buru Kapal yang Lewati Selat Hormuz
-
Kasus Pembunuhan Kacab Bank, 3 Oknum TNI Ajukan Eksepsi di Pengadilan Militer Hari Ini
-
Amerika di Ambang Cemas: 68 Persen Warga Takut Perang Lawan Iran Tak Terkendali!
-
Gencatan Senjata AS-Iran Terancam Gagal: Isu Nuklir dan Selat Hormuz Jadi Bom Waktu
-
Telepon Vladimir Putin, Presiden Iran Siap Capai Kesepakatan dengan AS jika Adil
-
Prabowo Subianto Temui Vladimir Putin di Moskow, Seskab Teddy Ungkap Agendanya