Suara.com - Boeing Co berencana untuk menciptakan pesawat jet penumpang yang bisa tinggal landas, terbang, dan mendarat tanpa pilot sama sekali. Produsen pesawat asal Amerika Serikat itu berencana menguji pesawat penumpang nirpilotnya itu tahun depan.
Berbicara jelang pameran dirgantara Paris Airshow di Prancis, pekan lalu, Wakil Presiden bidang pengembangan produk Boeing, Mike Sinnett mengatakan bahwa ide untuk membuat pesawat penumpang tanpa pilot itu tak jauh berbeda dari drone kecil berbaling-baling yang banyak dijual saat ini.
"Kerangka dasar teknologi itu jelas sudah ada saat ini," kata Sinnett.
Jet-jet penumpang berbadan lebar yang digunakan oleh maskapai-maskapai penerbangan di dunia saat ini sudah bisa tinggal landas, terbang, dan mendarat menggunakan komputer internal, tanpa bantuan pilot sama sekali.
Adapun jumlah pilot yang bertugas di kabin pesawat juga sudah berkurang, dari tiga orang pada beberapa tahun lalu dan tinggal dua orang awak pada pesawat-pesawat modern.
Sinnet, yang juga mantan pilot, berencana menguji teknologi pesawat nirawak itu pada sebuah simulator terbang pada Juli mendatang dan "tahun depan sistem kecerdasan buatan akan menerbangkan pesawat dan membuat keputusan yang tadinya dibuat oleh para pilot."
Meski demikian, teknologi pesawat nirpilot harus memenuhi standar keselamatan perjalanan udara, demikian jelas Aviation Safety Network, website penyedia data kecelakaan dan pembajakan pesawat di dunia.
Boeing juga punya tugas penting untuk meyakinkan institusi-intitusi regulator bahwa teknologi mereka aman digunakan.
"Saya belum tahu bagaimana kami akan melakukan itu. Tetapi kami saat ini sedang mempelajarinya dan kami tengah menyusun algoritmanya," Sinnet.
Rencana Boeing ini mendapat dukunga dari maskapai-maskapai penerbangan dunia. Dukungan diberikan karena industri penerbangan membutuhkan 1,5 juta pilot dalam 20 tahun mendatang, mengingat permintaan pasar yang terus meningkat.
Berita Terkait
-
Danantara Pertimbangkan Skema 'Cicil' Beli 50 Pesawat Boeing oleh Garuda Indonesia
-
Danantara Pertimbangkan Garuda Indonesia Cicil Beli 50 Pesawat Boeing
-
RI-AS Sepakati Perjanjian Tarif, Garuda Indonesia Bakal Beli 50 Pesawat Boeing
-
Vietnam-AS Makin Mesra, Vietjet Pesan 200 Pesawat Boeing Senilai US$32 miliar
-
Ikut Rombongan Prabowo ke AS, Bos Garuda Indonesia Lagi Nego-nego Pembelian Pesawat Boeing
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Render Samsung Galaxy A27 Beredar: 'Waterdrop' Hilang, Desain Mirip HP Flagship
-
Apakah MacBook Neo Layak Dibeli pada April 2026?
-
Cara Cek PIP Lewat HP: Ini Persyaratan untuk Pencairan Dana Program Indonesia Pintar
-
Honor MagicBook 14 2026 Rilis dengan RAM 32 GB, Jadi Pesaing MacBook
-
Begini Cara Cek Bansos KTP Rp900 Ribu, Bisa Lewat Aplikasi dan Situs Resmi
-
41 Kode Redeem FC Mobile Aktif 17 April 2026, Klaim Hadiah OVR Tinggi dan Kompensasi Bug
-
Realme Buds T500 Pro Resmi Debut: TWS Murah dengan ANC, Baterai Tahan 56 Jam
-
MacBook Neo Rp10 Jutaan Siap Masuk Indonesia, Ancaman Serius atau Tidak? Lenovo Punya Jawabannya
-
5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
-
Mengapa Wikipedia Terancam Diblokir Pemerintah? Ini Penjelasan dan Dampak Seriusnya