Suara.com - Mungkin Anda pernah menemukan akun instagram yang baru saja dibuat namun sudah memiliki followers ribuan. Pun saat mengunggah foto, jumlah 'like'nya juga mencapai ribuan.
Ternyata di balik semua itu terdapat jasa 'like' yang bekerja secara masif. Biasanya disebut clickfarm. Baru-baru ini, pabrik jasa tersebut terbongkar. Letaknya berada di Cina.
Menurut laman Mirror.co.uk, pabrik ini terbongkar saat sebuah rekaman menunjukkan bagaimana perusahaan tersebut bekerja. Lalu, rekaman tersebut juga menunjukkan sejumlah pekerja tengah menggunakan komputer dan ribuan smartphone. Selain itu mereka diduga membuat program khusus yang bekerja secara otomatis.
Tercatat lebih dari 10.000 smartphone digunakan untuk memberikan like atau followers tertinggi agar populer di media sosial.
Dikabarkan, jasa like ini dilakukan di Cina dan Rusia dengan klien yang berada dari seluruh dunia.
"Apakah segala sesuatu di dunia modern 'palsu'?," ujar pengguna media sosial.
"Jadikan itu ilegal dan siapkan operasi s Anda bisa mengumpulkan denda miliaran dolar setiap tahun dari perusahaan besar,"tambah pengguna media sosial lainnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi