Suara.com - Motorola Indonesia menegaskan tidak akan menghadirkan penerus Moto Z, yakni Moto Z2 ke Tanah Air. Hal ini diungkap Country Lead Lenovo Mobile Business Group Indonesia, Adrian R Suhadi.
"Saya nggak mau masukkan Moto Z2 ke Indonesia. Ya, saya tegaskan tidak mau," ucapnya saat peluncuran Moto Z2 Play di Bali belum lama ini.
Menurut dia, Moto Z2 Play dirasa sudah cukup bagus bagi pasar Indonesia. Sebagai smartphone andalan namun dengan harga terjangkau.
"Ini sudah bagus ngapain bawa Z2," ujar Adrian.
Sebenarnya, Adrian menambahkan, Moto Z2 juga tidak dihadirkan di negara-negara Asia. Perangkat itu dirilis untuk pasar Amerika. Moto Z2 Play dihadirkan di Indonesia dengan spesifikasi mumpuni dan dibanderol Rp6.499.000 memiliki spesiifikasi layar Super Amoled 5,5 inci Full HD, prosesor Snapdragon 626 dengan CPU octa-core 2.2 GHz, RAM 4GB serta penyimpanan microSD hingga 2TB. Kamera belakangnya memiliki sensor 12MP dan kamera depan 5MP yang dilengkapi dengan dual flash LED.
Smartphone ini memiliki baterai berkapasitas 3.000 mAH. Menariknya, dalam waktu 15 menit, Anda bisa menggunakannya hingga 7 jam kedepan. Ponsel yang mengoperasikan Android Nougat 7.1.1 didukung fitur unggulan seperti Night Display.
Sedangkan spesifikasi Moto Z2 sendiri diotaki prosesor dari Qualcomm snapdragon 835 SoC dengan RAM 4GB dan penyimpanan internal 64GB. Dari sisi kamera, ponsel memiliki sensor 12MP dan 5MP di bagian depan.
Sementara itu, dilihat dari pasarnya, masyarakat Indonesia menurut dia, lebih menginginkan ponsel canggih namun dijual dengan harga terjangkau. Jajaran Moto Z yang sudah ada di Indonesia, meliputi Moto Z, Moto Z Play dan Moto Z2 Play pun sudah dapat dikombinasikan dengan beberapa pernagkat modular yang sudah ada.
"Pasar smartphone Indonesia sekarang harganya sudah naik. Awalnya, di bawah Rp2 juta sekarang di kisaran Rp4 juta," pungkasnya.
21.
Baca Juga: Empat Modular Anyar Ini Siap "Persenjatai" Seri Moto Z
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
IHSG Melonjak ke Level 6.100, WIFI Jadi Jagoan
-
Ngeri! Foto Korban Dimanipulasi AI Jadi Konten Pornografi, Pelaku Ditangkap
-
Mitsubishi Xforce Hybrid Meluncur, Jakarta - Bali Hanya Sekali Isi Bensin
-
Tak Hanya Salurkan KUR, Kopdes Merah Putih Bakal Jadi Outlet Bank hingga Penyalur Bansos
-
Ulasan Kick Kick Kick Kick: Sebuah Komedi tentang Absurditas Kegagalan
-
Piala Dunia Bikin Berkah, Kadin Ungkap Perputaran Ekonomi Tembus Rp5,03 Triliun
-
S&P Puji Danantara, Pandu Sjahrir Akui Kinerja Masih Perlu Dibenahi
-
Antre Solar Berujung Maut, Kenapa BBM Langka di Sumatra?
-
Bolehkah Ngecas HP Semalaman Ditinggal Tidur? Simak Mitos dan Faktanya Biar Baterai Nggak Cepat Soak
-
Karir Mulus Aisyah Zakiyyah di Usia 32 Tahun: Dari Jubir Menteri PU dan Kini Komisaris PTPP