Suara.com - Salah satu fitur yang paling banyak digunakan di Twitter tengah berulang tahun. Fitur hashtag atau tanda pagar (tagar) yang memiliki simbol '#', telah menginjak usai 10 tahun.
Keberadaan hashtag bisa dibilang sangat vital di Twitter. Pasalnya, sebuah hashtag dapat membuat pengguna lebih cepat menemukan sebuah topik yang sedang populer.
Di usianya yang ke-10, 125 juta hashtag digunakan setiap harinya di Twitter. Pencapaian tersebut menunjukkan betapa populernya fitur yang ditemukan secara tidak sengaja ini.
Adalah Chris Messina, mantan teknisi Twitter, yang pertama mendapatkan ide untuk memasukan hashtag. Ia menuturkan bahwa ide penciptaan hashtag berasal dari beberapa pengguna Twitter awal yang ingin membuat platform agar lebih relevan dengan minat mereka.
Berkaca dari masukan tersebut, Messina mencoba untuk meniru apa yang telah dilakukan platform chatting IRC.
"setiap saluran percakapan di IRC diawali dengan simbol '#'. Saya memperluas gagasan tersebut sehingga Anda dapat menambahkan sebanyak mungkin hashtag ke tweet Anda," jelasnya kepada The Australian.
Messina kemudian mengunggah sebuah tweet pertama yag menggunakan hashtag pada 23 Agustus 2007.
Sejak itu, simbol hashtag telah berkembang menjadi salah satu ikon diera digital yang paling banyak digunakan dan dikenali di berbagai platform sosial.
Gerakan sosial seperti Black Lives Matter dan Ice Bucket Challenge menjadi viral berkat penggunaan hashtag di jejaring sosial.
Mantan karyawan Google dan Uber tersebut menggambarkan keberhasilan hashtag sebagai hal yang sangat membanggakan.
"Saya merasa sangat bersyukur dan terhormat telah berkontribusi pada aspek fundamental media sosial," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali