Suara.com - Pastikan untuk lebih hati-hati memeriksa pesan Facebook Anda. Bahkan, jika pesan itu dikirim teman Anda sendiri.
Sebuah penipuan tersebar di jejaring sosial, menyebabkan teman-teman secara tidak sengaja menyebabkan ponsel dan gadget mereka dalam bahaya. Korban, diminta melihat video yang muncul dari kotak obrolan Messenger.
Pesan tersebut mencakup nama penerima, kata "video" dan emoji yang mengejutkan diikuti oleh sebuah tautan. Setelah mengklik link tersebut, korban dibawa ke saluran YouTube palsu yang penuh dengan perangkat lunak jahat.
"Link menunjuk ke Google Doc. Dokumen tersebut telah mengambil gambar dari halaman Facebook korban dan membuat halaman arahan dinamis yang terlihat seperti film yang bisa dimainkan. Ketika korban mengklik film palsu yang bisa dimainkan, malware tersebut mengarahkan mereka ke satu set situs web yang menyebutkan browser, sistem operasi dan informasi penting lainnya. Bergantung pada sistem operasi mereka, mereka diarahkan ke situs-situs lain," jelas
riset keamanan TI David Jacoby dalam sebuah posting blog.
Perangkat lunak berbahaya ini, jika diunduh, akan menyebabkan Anda menyebarkan virus ke kontak Anda di Facebook Messenger.
Ini bisa memaksa Anda untuk mengklik lebih banyak malware dan mengisi telepon Anda dengan iklan spam.
Dalam beberapa kasus, telah terlihat untuk melacak apa yang Anda ketik ke dalam gadget mereka yang terinfeksi. Hal ini memungkinkan penjahat mencatat dan menyimpan rincian kartu kredit, jika Anda kemudian membeli sesuatu secara online.
Kabar buruknya lagi, tidak hanya jika Anda menghindari pesan tertentu dari teman Anda, penggemar media sosial juga telah diberitahu bahwa teman Facebook bukanlah benar-benar teman Anda. [The Sun]
Baca Juga: Surat Indah Bos Facebook Sambut Kelahiran Putra Keduanya
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Lenovo dan MSI Siap Luncurkan Laptop dengan Intel Core Ultra 7 serta NVIDIA RTX 5070
-
Death Stranding 2 Pecahkan Rekor di PC, Jadi Jawaban Telak untuk Sony
-
CD Projekt Sedang Garap Game Baru, Penerus The Witcher dan Cyberpunk?
-
Serangan Rantai Pasokan Jadi Ancaman Siber Terbesar 2025, Perusahaan Asia Pasifik Wajib Waspada
-
5 Rekomendasi HP Rp3 Jutaan dengan Spek Gahar dan Performa Andal
-
REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
-
HP Murah Redmi 15A 5G Rilis Akhir Maret: Usung Chip Mumpuni dan Baterai Jumbo
-
Rincian Fitur Redmi Smart TV MAX, Hadirkan Layar 100 Inci 144 Hz dengan Harga Miring
-
5 HP Harga Rp1 Jutaan Terbaru, Spek Gahar dan Performa Kencang
-
Daftar Harga HP Samsung 2026 Semua Seri, Mulai Rp1 Jutaan