Suara.com - Ini adalah asteroid "berpotensi berbahaya" yang akan menjadi batu ruang terbesar. Asteroid Florence akan melewati planet kita pada jarak 4,4 juta mil, yang merupakan relatif dekat dalam istilah kosmik dan sekitar 18 kali lebih jauh dari jarak antara bulan dan bumi.
Ini dijuluki "berpotensi berbahaya" karena ukuran dan kedekatannya dengan Bumi. Jika targetnya ke bumi, maka kehidupan manusia hanya memiliki sedikit kesempatan untuk bertahan hidup.
Tapi diperkiraan tidak akan bertabrakan dengan bumi. Dengan menggunakan Teleskop Proyek Virtual akan terlihat seperti lalat asteroid.
Meskipun begitu, ini bukan asteroid biasa. Menulis di Langit dan Teleskop, astronom Bob King berkata, skeptisisme Anda diperlukan untuk melihatnya.
"Banyak dari peneliti di Bumi hanya melihatnya selama beberapa jam di lingkup amatir sebelum memudar dari pandangan. Mereka sangat kecil dan bergerak begitu cepat," katanya.
Namun, asteroidnya begitu besar sehingga dapat terlihat di langit malam sampai 5 September mendatang.
"Bahkan, dengan bulan yang semi terang di langit, beberapa di antara Anda akan bisa menyaksikannya dengan teropong. Dan siapa pun yang memiliki teleskop berukuran 4 inci atau lebih besar dapat melihatnya," tambah King.
Asteroid Florence belum pernah terlihat dekat dengan Bumi sejak 1890 dan planet kita harus menunggu sampai 2500 untuk pertemuan yang sama.
"Sementara banyak asteroid yang diketahui telah lewat lebih dekat ke Bumi daripada Florence pada tanggal 1 September, semuanya diperkirakan akan lebih kecil," kata Paul Chodas, manajer Pusat Studi Arah Bumi Dekat NASA.
Baca Juga: Hari Ini Asteroid Terbesar Capai Titik Terdekat dengan Bumi
"Florence adalah asteroid terbesar yang bisa melewati planet kita sejak saat ini karena program NASA mendeteksi dan melacak asteroid di sekitar Bumi," ujarnya.
Florence akan melaju tanpa menimbulkan tragedi. Para ilmuwan telah memprediksi, setiap batuan ruang angkasa yang lebih lebar dari 0,6 mil, bisa memusnahkan kehidupan manusia.
Beruntung, NASA tidak percaya ada batu besar yang berada di sumber tabrakan dengan Bumi saat ini.
Tapi kabar dari NASA itu tidak lantas membuat semua masyarakat di muka bumi lebih tenang atas potensi kedatangann kiamat.
Seorang ilmuwan mengatakan bahwa sekitar lima miliar tahun, matahari akan membengkak hingga 100 kali ukurannya dan membakar Bumi sampai garing. Tapi jangan khawatir, umat manusia mungkin tidak akan ada untuk melihat nasib suram ini.
Pada saat itu, Planet Bumi mungkin telah "dijarah, ditaklukkan dan dijajah" oleh alien.
Dan setelah semua ini galaksi rumah kita, Bima Sakti, akan bertabrakan dengan galaksi Andromeda. [The Sun]
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 11 Juni 2026: Trik Rahasia Dapat Ronaldinho 120 OVR
-
48 Kode Redeem FF Terbaru 11 Juni 2026: Siap-siap Bocoran Elite Pass Golden
-
Mobil Klasik Jadi Hadiah di Event Forza Horizon 6, Ada Tips Khususnya
-
6 HP 3 Jutaan Terbaik 2026 Gaming: Chip Kencang, Ada Pilihan David GadgetIn
-
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Bidik 2,4 Juta Perempuan Indonesia Melek Digital pada 2026
-
Sedikit Bocoran Gameplay Resident Evil Veronica, Mirip RE 2 Remake
-
Asus ROG Tetapkan Standar Baru Handheld Gaming PC lewat Xbox Ally X20 Berlayar OLED
-
Kenapa Kualitas Kamera HP Terasa Menurun Seiring Berjalannya Waktu? Ini Penjelasannya
-
2 Rekomendasi HP Kamera Optical Zoom, Ketahui Bedanya dengan Digital Zoom
-
5 HP Midrange dengan Kamera Terbaik untuk Video Sinematik, Hasil Stabil dan Warna Dramatis