Suara.com - Internet Security Threat Report(ISTR) dari Symantec melaporkan, serangan malware kian meningkat dari tahun ke tahun. Secara khusus, laporan itu juga menyebutkan, bahwa perusahaan menjadi sasaran empuk peretas melancarkan serangan.
Laporan tersebut menyebutkan, sektor enterprise menyumbang 42 persen dari total infeksi serangan ransomware pada tahun ini. Padahal pada 2016, serangan ransomware ke perusahaan hanya meyumbang 30 persen dari total serangan.
Symantec mencatat, bahwa terdapat lebih dari 40 ribu serangan ransomware yang terdeksi setiap bulannya.
Dalam penjelasan Matthias Yeo sebagai Chief Technology Officer Asia Symantec, peningkatan serangan tersebut disebabkan makin canggihnya ransomware yang beredar sekarang.
"Peningkatan itu terutama diakibatkan oleh WannaCry dan Petya yang sempat membuat kehebohan banyak pihak," jelasnya.
Selain itu, dia menjelaskan, peningkatan serangan siber ke perusahaan juga dianggap lebih menghasilkan uang ketimbang menyerang kepada individu. Sebagaimana diketahui, ransomware mengharuskan korban membayar sejumlah uang agar mendapatkan decryptor.
"Dengan menyerang sistem sebuah perusahaan, peretas berkesempatan mendapatkan uang lebih banyak. Hal itulah yang harus diwaspadai," imbuhnya.
Untuk mencegah serangan siber, Yeo menyarankan tiap perusahaan memerhatikan tiga pilar keamanan siber, antara lain, pengguna, proses, dan teknologi.
"Sistem keamanan tradisional kini tak lagi ampuh untuk menanggulangi seranga siber. Diperlukan sistem keamanan yang terintegrasi untuk melindungi perusahaan," tandasnya.
Baca Juga: Jangan Bayar Tebusan Jika Komputer Anda Dirasuki Ransomware Petya
Berita Terkait
-
Waspada! Empat Serangan Siber Ini Diprediksi Kian Meningkat
-
Jangan Bayar Tebusan Jika Komputer Anda Dirasuki Ransomware Petya
-
Ransomware Petya Belum Jangkiti Komputer Indonesia
-
Peneliti: Ransomware Petya Model Baru Bukan Minta Uang Tebusan
-
Petya Jenis Baru Lebih Bahaya dari WannaCry, Ini Penjelasannya
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
Pilihan
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
Terkini
-
Pencernaan Sehat Ikut Dukung Anak Siap Belajar
-
Regulasi Kehutanan Dinilai Mandul, Hutan Indonesia Terancam Karhutla
-
AHY: Jabatan Tak Abadi, Fasilitas Negara Jangan Dipakai Politik
-
Persija Sikat Borneo FC, Ini Klasemen Sementara Pekan I Super League 2026/2027
-
Kapolda-Pangdam Cek Karhutla Siak, Empat Wilayah Riau Jadi Atensi
-
Lantik Pengurus Golkar Jateng, Bahlil Lahadalia Targetkan Penambahan Kursi di Pemilu 2029
-
Jumenengan Hangabehi Sebatas Melengkapi Adat, Gusti Neno: Belum Ada Raja Definitif
-
Erupsi Gunung Anak Krakatau: Lampung Selatan Siaga, Masyarakat Diminta Tak Terpancing Hoaks
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Link Streaming Debut Emil Audero Malam Ini Rayo Vallecano vs Racing Santander