Suara.com - Perselisihan antara ojek online dan ojek pangkalan (opang) terus berlanjut. Tak heran jika banyak kasus kekerasan yang dialami driver ojek online.
Kali ini penganiayaan terhadap driver ojek online kembali lagi terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan. Tak tanggung-tanggung, ojek pangkalan sampai menghukum driver tersebut dengan melucuti pakaian di depan umum.
Dalam video yang diunggah akun instagram @dramaojol.id, terlihat seorang driver ojek online yang berada di atas motor dikerubungi oleh para driver ojek pangkalan.
Ojek pangkalan berusaha menarik dan melucuti jaket driver ojek online. Tak cuma itu, mereka juga memaki hingga driver ojek online hingga tak berdaya.
Begitu sukses melucuti, sejumlah anggota ojek pangkalan membanting helm dan membakar jaket milik driver ojek online.
Aksi ini pun mendapat kecaman warganet. "Rejeki itu dijemput. Tahun semakin berubah. Teknologi semakin berubah. Manusia harus menyesuaikan perubahan. Sama sama cari rejeki halal tanpa harus menjatuhkan dan menghakimi yg lainnya," kata akun @misslutvii.
"Sumpah ih kesel lihat nya. Kasihan bapak drivernya," tambah @ekadnaptr.
"Cuma bisa melakukan nggak mikir kalau dia ada di posisi orang yang dianarkiskan," timpal @satriorrrr.
"Orang yang nggak punya pikiran maju, dan orang yang iri. Kenapa? Karena mereka susah akan keadaan dan mencari cari salah orang lain. Padahal salahkan diri sendiri kenapa nggak bisa berbenah dengan majunya zaman," tulis @ziizones.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos
-
Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan
-
Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?
-
Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus
-
Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026
-
Karhutla di Indragiri Hulu Capai 434 Hektare, Didominasi Gambut Ditanami Sawit
-
Pendakian Gunung Gede Ditutup hingga 31 Agustus, TNGGP Pastikan Kondisi Pascakebakaran
-
Mensesneg Ungkap Status Guru PPPK Akan Dipindah Jadi Pegawai Pusat
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan